KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah remaja di Kendari menjadi pengatur lalu lintas dadakan setiap sore di Jl H. Alala dekat Kopi Daeng Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Terlihat sekitar tiga remaja mengatur lalu lintas di jalan yang sering mengalami kemacetan. Sejumlah remaja itu menggunakan pakaian biasa tanpa alat pelindung.

Setiap hari kelompok remaja yang mengatur lalu lintas dadakan itu terlihat berbeda orang, ada yang hanya dua orang dan tiga orang. Pengendara juga biasanya memberikan uang kepada remaja-remaja pengatur lalu lintas itu.

Salah seorang remaja bernama Sans (19), ada tato kecil di wajahnya. Dia mengatakan, tidak ada pekerjaan yang dilakukan sehingga menjadi pengatur lalu lintas dadakan.

Ia mengaku pernah mendapat teguran agar tidak melakukan hal tersebut, namun tetap dilakukan. Beberapa pengendara ada yang bisa diatur, ada juga yang tidak perduli dengan keberadaan remaja-remaja pengatur lalu lintas itu.