JAKARTA, TELISIK.ID - Koordinator Nasional Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid menyesalkan pegiat media sosial, Denny Siregar yang menuding santri Tahfiz Quran sebagai calon teroris.
Tudingan itu membuat marah umat Islam di Tasikmalaya dan berujung pada aksi 'Bela Santri' dan pelaporan ke Polisi.
"Saya sangat menyesalkan tudingan itu. Saya sebagai Ketua Alumni Perguruan Tinggi Ilmu al-Quran ikut tersinggung dan menyayangkan pernyataan itu, apalagi dalam situasi yang membutuhkan kegotong royongan ini kalau bisa jangan mengumbar kata tudingan yang bisa memperkeruh suasana," kata Jazilul Fawaid dalam keterangannya yang diterima Telisik.id, Jumat (3/7/2020).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meminta, agar Denny lebih baik memperbanyak bacaan dan belajar al-Quran.
"Tolong jaga mulutnya dengan kata-kata yang baik dan dipakai untuk membaca al-Quran," tegasnya.
