JAKARTA, TELISIK.ID - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Bambang Hero Saharjo, menjadi sorotan nasional. Kasus ini bermula dari laporan penghitungan kerugian lingkungan dalam tata niaga timah.

Angka kerugian yang disampaikan mencapai Rp271 triliun, mencengangkan banyak pihak. Laporan disampaikan oleh pengacara Andi Kusuma ke Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Ia mempertanyakan metode penghitungan Bambang yang dianggap kontroversial. Andi menilai metode satelit tidak berbayar kurang relevan dan akurat.

Perjalanan Hidup dan Pendidikan Bambang Hero Saharjo

Mengutip liputan6.com, Sabtu (11/1/2025), Bambang Hero lahir pada 10 November 1964 di Jambi. Kehidupan masa kecilnya penuh kesederhanaan dan nilai kerja keras. Ia membantu keluarga dengan berjualan es mambo di masa sekolahnya.