KENDARI, TELISIK.ID - Guna mempersiapkan pelaksanaan Asesmen Nasional tahun ini, Kementerian Agama Sultra melalui Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat, melakukan Focus Group Discussion (FGD) Asesmen Karakter Siswa bagi pengawas lingkup Kemenag Sultra.
Kepada Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Sultra, H. Muhammad Saleh mengatakan, survei karakter siswa sangat diutuhkan, untuk mengukur potensi siswa, bukan hanya dengan ujian nasional atau yang saat ini disebut asesmen.
"Pastinya ujian untuk mengetahui sampai di mana kemampuan siswa, terlebih Asesmen Nasional ini, bukan hanya mengukur akademik, tetapi juga karakter dan lain sebagainya. Sehingga survei karakter sangat diperlukan, guna persiapan Asesmen Nasional," ungkapnya.
Menurutnya, survei karakter menjadi salah satu upaya untuk mengetahui apakah proses pembelajaran dari nilai-nilai Pancasila, dapat diaktualisasikan oleh siswa di madrasah atau tidak. Kemudian untuk mengetahui level toleransi dalam interaksi siswa di sekolah.
"Sehingga kita akan bisa menilai dan melihat apakah seluruh siswa madrasah ini, betul-betul menerapkan poin-poin Pancasila dan nilai-nilai sosial lainnya dalam beraktivitas di sekolah," jelasnya.
