KENDARI-TELISIK.ID - Legislator Komisi II DPR RI, Hugua meminta seluruh jajaran khususnya KPU dan Bawaslu agar perketat penerapan protokol kesehatan COVID-19, dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.
Menurutnya, Pilkada Desember 2020 ini, mempunyai tantangan dan anggaran yang sangat besar. Pertama, dari Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), seluruh Indonesia dan kabupaten/kota dengan angaran Rp 15 triliun, ditambah lagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berkisar Rp 4,7 triliun.
"Beberapa tahapan sudah berjalan sampai pada tahapan pendaftaran sekarang dan anggaran yang digunakan sudah banyak," ujarnya, saat dihubungi melalui telepon, Selasa (15/9/2020).
Lebih lanjut kata Hugua, desakan dari berbagai pihak agar pelaksanaan Pilkada ditunda sampai masa pandemi COVID-19 itu adalah hal yang wajar.
Namun menurutnya, masih ada hal penting yang harus dipertimbangkan jika harus ditunda, sebab saat ini sudah banyak anggaran digunakan untuk tahapan Pilkada yang telah berjalan.
