KABUL, TELISIK.ID - Pasca Taliban menguasai Afganistan, gelombang pengungsi terus memadati areal bandara di Kabul.
Hal tersebut mulai mendapat perhatian dari Taliban yang kini otomatis memerintah Afganistan pasca Presiden Afganistan kabur keluar negeri.
Seorang juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mendesak Amerika Serikat (AS) berhenti mendorong warga Afghanistan untuk pergi dan negara-negara asing berhenti membawa para ahli Afghanistan keluar dari Afghanistan.
"Kami meminta orang-orang Amerika untuk mengubah kebijakan Anda dan tolong jangan mendorong warga Afghanistan untuk pergi. Jangan bawa mereka ke luar negeri," kata juru bicara itu seperti dilansir BBC yang juga dikutip Antara (25/8/2021).
Sementara itu, juru bicara Gedung Putih, Jennifer Rene Psaki mengatakan, pemerintahan Biden mengharapkan warga Afghanistan yang memenuhi syarat untuk visa AS masih akan diizinkan meninggalkan negara itu.
