MUNA, TELISIK.ID - Pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Raha geram. Lingkungan sekolah mereka yang terletak di Kecamatan Batalaiworu dijadikan jalan umum bagi masyarakat setempat.

Pasalnya, tidak ada akses jalan lain. Hal tersebut terungkap saat Musrenbang, Rabu (17/3/2021).

La Ode Muhamad Jaya, Guru SMPN 6 Raha menerangkan, bukan saja kendaraan yang sering melintas di lingkungan sekolah. Namun, jenazah pula ketika diantar ke pemakaman, yang membuat konsentrasi siswa terganggu.

"Lingkungan sekolah kami sudah seperti jalan umum. Bukan saja kendaraan, tapi mayat yang diantar di kubur dari Laino Pantai sering lewat di lingkungan sekolah," ungkap Jaya.

Baca juga: Status Tak Jelas, Nasib Guru Pendidikan Agama Islam di Jatim Memprihatinkan