KENDARI, TELISIK.ID – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), bekerja sama dengan TMP UK dan Accelerator for Systemic Risk Assessment (ASRA) menggelar lokakarya bertajuk "Keanekaragaman Hayati dan Risiko Sistemik" pada Senin (9/12/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, perwakilan perusahaan, serta instansi pemerintah dan lembaga nonpemerintah yang ada di Sultra.
Rektor UM Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., menegaskan perlunya pendekatan kolaboratif dalam mengatasi tantangan lingkungan yang dihadapi oleh Sultra.
“Sulawesi Tenggara memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa dan sumber daya alam yang melimpah. Namun, pesatnya ekspansi industri pertambangan menghadirkan risiko besar terhadap keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
