KENDARI, TELISIK.ID - Kecewa kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari karena kondisi jalan berlubang yang kian memprihatinkan dan tak kunjung diaspal, membuat keresahan bagi warga di Lorong Jambu Mente, Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kekesalah warga itu dicurahkan dengan menanam pohon pisang di tengah jalan. Pohon pisang itu sebagai bentuk protes bagi pemerintah. Selain itu, keberadaan pohon pisang itu juga sebagai tanda dan peringatan bagi pengendara supaya berhati-hati agar tidak memicu kecelakaan.

Kerusakan jalan tersebut cukup parah, hampir semua ruas jalan berlubang dengan kedalaman sekitar 30 Cm.

Baca Juga: Kepala Dinas di Sulawesi Tenggara Ini Ternyata Lebih Kaya Dibanding Ali Mazi, Punya Harta Rp 29 Miliar

"Jalan ini kan salah satu sarana vital yang yang prioritas bagi masyarakat karena setiap harinya untuk beraktivitas," ungkap seorang warga, Ahmat, Minggu (7/5/2023).