Aturan Baru Daftar SNBP 2026 untuk Peserta KIP Kuliah, Begini Penjelasannya
Reporter
Kamis, 05 Februari 2026 / 8:59 am
Peserta KIP Kuliah wajib mendaftar lebih dulu sebelum mengikuti seleksi nasional SNBP 2026 resmi. Foto: Repro Antara
JAKARTA, TELISIK.ID - Mekanisme pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP 2026 mengalami penyesuaian teknis bagi calon mahasiswa yang hendak memanfaatkan program Kartu Indonesia Pintar Kuliah.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB menyampaikan bahwa proses registrasi bantuan pendidikan harus dilakukan lebih dahulu sebelum peserta mengakses sistem seleksi perguruan tinggi negeri.
Kebijakan ini disusun untuk memastikan data penerima bantuan telah tervalidasi sejak awal. Dengan demikian, ketika peserta masuk tahap seleksi akademik, informasi status ekonomi dan kelayakan bantuan sudah terintegrasi dalam sistem.
Langkah tersebut dinilai memudahkan sinkronisasi data sekaligus mengurangi kendala administrasi saat pengumuman hasil seleksi.
Melansir dari Detik, Kamis (5/2/2026), panduan resmi yang dibagikan panitia menyebutkan siswa wajib membuat akun di Sistem Informasi Manajemen KIP Kuliah. Setelah proses pendaftaran dan pengisian data selesai, barulah peserta melanjutkan registrasi SNBP. Urutan ini menjadi syarat utama agar hak bantuan tidak terlewat dalam tahapan seleksi.
Baca Juga: Persiapan Pendaftaran KIP Kuliah 2026, Cek Syarat dan Jadwal Resminya
Ketentuan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Daring Pendaftaran dan Pembuatan Portofolio SNBP pada Selasa, 3 Februari 2026. Koordinator SNBP, Riza Satria Perdana, menjelaskan panitia telah menyiapkan alur pendaftaran yang berurutan supaya peserta tidak keliru memilih tahapan awal.
Ia mengatakan, bagi pendaftar yang ingin memanfaatkan KIP Kuliah, proses registrasi sebaiknya dimulai dari sistem bantuan pendidikan terlebih dahulu, bukan langsung mendaftar SNBP. Setelah itu, peserta dapat melanjutkan ke tahap seleksi prestasi di portal SNPMB.
Riza juga menyebut penyelenggara masih menyesuaikan kesiapan teknis pembukaan layanan. Ia menerangkan bahwa jadwal pendaftaran KIP Kuliah kemungkinan mengalami sedikit penundaan dari rencana awal, sehingga peserta diminta memantau laman resmi secara berkala untuk memastikan waktu aktivasi akun.
Menurut dia, siswa tidak perlu terburu-buru menyelesaikan seluruh proses pada hari pertama. Masa pendaftaran SNBP masih berlangsung sekitar dua pekan, sehingga terdapat ruang waktu yang cukup untuk menyiapkan dokumen serta melengkapi persyaratan administrasi dengan lebih cermat.
Baca Juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2026, Cek Nilai Ambang Batas Penghasilan Orang Tua
Panitia turut mengingatkan agar peserta tidak memadati sistem secara bersamaan. Penumpukan akses dinilai berpotensi memperlambat proses pendaftaran. Karena itu, calon mahasiswa disarankan mengatur waktu registrasi dan memastikan kelengkapan berkas sebelum masuk ke portal.
Berdasarkan informasi pada laman resmi KIP Kuliah, pembuatan akun telah dibuka mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026. Rentang waktu yang panjang ini memungkinkan siswa dari berbagai daerah, termasuk wilayah dengan akses internet terbatas, tetap memiliki kesempatan mendaftar sesuai jadwal yang tersedia.
Dengan alur baru tersebut, SNPMB berharap proses seleksi SNBP dan penyaluran bantuan pendidikan dapat berjalan tertib, terdata, dan selaras. Penyesuaian teknis ini menjadi bagian dari upaya menjaga akurasi data penerima sekaligus memastikan siswa yang berhak memperoleh dukungan biaya pendidikan dapat mengikuti seleksi tanpa hambatan administratif. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS