Begini Cara Kota Baubau Atasi Stunting

Elfinasari

Reporter

Senin, 25 Mei 2026  /  8:48 pm

Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, bersama DPPPA Baubau dalam kegiatan DASHAT, Senin (25/5/2026). Foto: Ist.

BAUBAU, TELISIK.ID - Pemerintah Kota Baubau terus memperkuat upaya penanganan stunting melalui kegiatan Fasilitasi pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Kota Baubau tahun 2026.

Kegiatan penanganan stunting tersebut dilaksanakan di Aula Palagimata Kantor Wali Kota Baubau, Senin (25/5/2026).

Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, mengatakan bahwa anak-anak merupakan generasi unggul yang akan menentukan masa depan daerah.

“Di tangan merekalah masa depan Kota Baubau. Namun, hal itu tidak akan terwujud jika kita semua abai terhadap tumbuh kembang mereka,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Muna Siapkan Rp 30 Miliar Gaji 13 ASN

Ia menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang dapat mengancam kualitas generasi masa depan. Oleh karena itu, penanganannya tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Darus Salam, kegiatan DASHAT merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk menumbuhkan harapan dari lingkungan keluarga, terutama melalui pengelolaan dapur sehat di rumah tangga.

Para pengelola DASHAT, yang menjadi ujung tombak di lapangan, diminta terus memberikan edukasi kepada keluarga sasaran dengan pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian.

Selain itu, seluruh pihak diajak untuk bersama-sama memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas demi masa depan Kota Baubau yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Baubau, Abdul Rahman, mengungkapkan bahwa program DASHAT merupakan salah satu langkah strategis dalam mencegah dan menekan angka stunting di daerah.

Tujuan utama Program DASHAT adalah memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi dan balita, melalui penyediaan makanan bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

Baca Juga: Bahaya NAPZA Intai Remaja Kolaka, PT Vale Dorong Pelajar Jauhi Lingkungan Negatif

"Program ini juga bertujuan memberdayakan masyarakat agar mampu mengolah pangan sehat yang terjangkau sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang gizi, pola asuh anak, serta perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan stunting," jelas Rahman.

Ia menjelaskan, para peserta yang mengikuti kegiatan merupakan ujung tombak pelaksanaan program di lapangan.

Pelaksanaan DASHAT tahun 2026 juga mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya hanya dilaksanakan di 10 kelurahan, kini programnya telah menjangkau 40 kelurahan di Kota Baubau.

“Diharapkan DASHAT mampu membantu memperbaiki dan menyelesaikan persoalan stunting yang masih menjadi tantangan bersama,” harap Rahman. (B)

Penulis: Elfinasari

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS