Belum Lama Dibentuk, Ketua HIPTI Sultra Kini Berganti

Kardin

Reporter

Minggu, 02 Mei 2021  /  4:09 pm

Ketua DPP HIPTI Sultra, Rusmin Abdul Gani (kiri) bersama Ketua Dewan Pembina, Anton. Foto: Kardin/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Belum lama pengukuhan, kepengurusan DPP Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI) Sultra kini berganti.

Sebelumnya, Ketua DPP HIPTI Sultra dijabat Muh Kobar kini telah diketuai Rusmin Abdul Gani (RAG) yang awalnya menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas (Dewas). Ada reposisi atau pertukaran jabatan di tubuh HIPTI.

Reposisi jabatan itu ditandai dengan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana tugas dari Ketua Umum DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT).

Pertukaran posisi antara Muh Kobar dan Rusmin Abdul Gani itu dibenarkan oleh Ketua Dewan Pembina DPP HIPTI Sultra, Anton. Dikatakan, reposisi pengurus di HIPTI Sultra itu dikarenakan ketua umum sebelumnya Muh Kobar memiliki halangan tetap sehingga roda organisasi tidak bisa dilaksanakan dengan baik. Karena itu agar kegiatan HIPTI berlangsung, maka Rusmin Abdul Gani yang bersedia untuk menjabatnya.

"Pergantian Ketum DPP HIPTI Sultra ini sudah disepakati semua jajaran pengurus. HIPTI ini didirikan untuk mewadahi seluruh pengusaha suku Tolaki yang ada di Sultra dan secara nasional untuk dapat berdaya saing dan dapat berbuat untuk daerah. Karena itu RAG diamanahkan untuk memimpin HIPTI Sultra," ujarnya, Sabtu (1/5/2021) malam.

Baca juga: Ini Tiga Tempat Ngabuburit Favorit di Kendari

Mantan Ketua DPRD Kolaka Utara ini mengaku, usai reposisi jabatan tersebut, pelaksana Ketua HIPTI diminta segera menyempurnakan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta menyiapkan komposisi kepengurusan dan juga sekretariat.

Jika beberapa hal tersebut telah dikerjakan, maka pengurus akan kembali mengadakan rapat bersama untuk membahas penentuan ketua definitif.

"Nanti kita akan rapat kembali dan rapat pleno diperluas semua anggota HIPTI akan hadir menentukan ketua umum," jelasnya.

Pelaksana Ketua HIPTI Sultra, Rusmin Abdul Gani mengamini apa yang disampaikan Ketua Dewan Pembina dan menerima tugas dari DPP LAT Sultra untuk menahkodai HIPTI Sultra.

Tujuannya agar seluruh pengusaha Tolaki berhimpun di satu wadah dan berusaha membangun negeri dan Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Satpol PP Susun Jadwal Penertiban Anak Jalanan di Kendari

"Saya kira tujuan kita jelas, bagaimana bila menghimpun teman-teman pengusaha supaya ada wadahnya, jadi penting kita buta himpunan ini agar kita bisa mengakomodir semua, potensi yang kita miliki dari potensi itu kita mulai mengidentifikasi, itulah tugas HIPTI, mana yang UMKM, yang usaha pertambangan, perminyakan," urainya.

CEO Ana Wonua ini mengaku, HIPTI akan menjadi wadah bagi para pengusaha lokal yang bisa memberikan bekal maupun memberikan pelatihan bagi para pengusaha pemula.

"HIPTI memberikan mereka bekal, baik itu secara administratif maupun pelatihan agar bisa bersaing, kedua di HIPTI ini bukan saja hanya pengusaha pemula tapi ada juga pengusaha senior di dalamnya, jadi kita punya kekuatan modal," ungkapnya.

Selain itu kata dia, HIPTI juga membuka diri dalam membangun komunikasi kepada semua pihak, baik pemerintah maupun investor lain.

"Kita terbuka membangun komunikasi, bargaining-nya dengan semua," jelasnya.

Untuk diketahui, hingga kini sudah mencapai 600 pengusaha yang telah bergabung dengan HIPTI, itu semua dari berbagai bidang usaha. (B)

Reporter: Kardin

Editor: Haerani Hambali

TOPICS