Bertahan Hidup dengan Berjualan Siomay Keliling di Kota Kendari

Gede Suyana Sriski

Reporter

Jumat, 06 Februari 2026  /  7:38 am

Asep, jualan siomay keliling sudah puluhan tahun demi mencari rezeki untuk kebutuhan keluarga. Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Pedagang siomay bernama Asep, sejak tahun 2019 sudah menggeluti pekerjaannya itu. Karena tidak memiliki tempat berjualan yang tetap, ia terpaksa harus berkeliling. Walaupun menguras banyak tenaga dan penghasilan minim, pekerjaan itu tetap dilakoninya demi menghidupi keluarga.

Setiap hari mulai pukul 08:00 Wita, Asep mulai mendorong gerobaknya berkeliling, mulai dari daerah Kecamatan Baruga alamat tempat ia tinggal hingga ke daerah Anduonohu sampai malam hari pukul 19.00 Wita.

"Sudah biasa jalan kaki keliling jauh seperti begini. Rasa capeknya pasti ada, tapi hanya ini pekerjaan yang bisa saya lakukan untuk mencari rezeki demi keluarga. Saya juga punya 2 anak yang harus dibiayai sekolahnya," ujar Asep, Kamis (5/2/2026).

Dalam benaknya, Asep terus berfikir agar bisa berjualan di tempat yang tetap agar usahanya bisa berkembang, dan penghasilannya meningkat.

Sejak muda, Asep tak pernah pilih-pilih pekerjaan. Pekerjaan apapun pasti ia lakukan dan selalu menanamkan dalam dirinya bahwa setiap yang dilakukan adalah bagian dari pengalaman yang bisa mengantarkan pada kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga: Sekolah Garuda Didorong Jadi Model Pendidikan Unggulan di Sultra

"Walaupun pekerjaan saya saat ini terbilang sederhana, namun jika kita menjalaninya dengan tulus ikhlas pasti rezeki akan datang dengan sendirinya," ungkapnya.

Sehari-hari penghasilan yang ia dapatkan tidak menentu, terlebih lagi di musim saat ini yang berubah-berubah. Pada saat hujan turun, ia terpaksa harus berteduh agar gerobaknya tidak basah dan rusak.

"Kadang saya dapat Rp 300.000 kalau lagi ramai-ramainya pembeli dan cuaca juga lagi cerah. Tapi kalau hujan turun, kadang jualan saya tidak habis dan hanya dapat Rp 150.000. Sisanya saya bagi-bagikan ke tetangga. Karena kalau disimpan jadi rusak," ujarnya.

Salah seorang pembeli, Ode mengaku sering membeli siomay tersebut saat sore hari setelah pulang kerja.

Baca Juga: Imigrasi Kendari Teken Pakta Integritas, Perkuat Komitmen Menuju WBK dan WBBM

"Kalau pulang kerja saya biasa beli siomay ini, sering juga ia mangkal di depan Pasar Anduonohu ini dan saya sering lewat di sekitaran itu," ujar Ode.

Pembeli lainnya, Hikma mengatakan bahwa siomay yang dijual oleh Asep sangat enak. Ikannya sangat terasa dan juga bumbu kacangnya nikmat.

"Siomaynya enak, rasa dari ikannya itu sangat dominan dan juga teksturnya lembut gampang dikunyah. Bumbu kacangnya juga enak," ujar Hikmah. (A)

Penulis: Gede Suyana Sriski

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS