BPJS Kesehatan Perluas Layanan JKN hingga Daerah 3T, VIOLA dan BPJS Keliling jadi Andalan
Reporter
Selasa, 14 Juli 2026 / 1:29 pm
BPJS Kesehatan memperluas layanan JKN melalui VIOLA dan BPJS Keliling untuk menjangkau masyarakat di daerah 3T. Foto: Ist.
JAKARTA, TELISIK.ID - BPJS Kesehatan terus memperkuat akses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) serta BPJS Keliling, sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi dan informasi JKN meski berada di daerah dengan keterbatasan infrastruktur.
VIOLA merupakan layanan berbasis video conference yang memungkinkan masyarakat berkomunikasi langsung dengan petugas BPJS Kesehatan secara real time. Layanan ini dimanfaatkan untuk pengurusan administrasi kepesertaan JKN, memperoleh informasi, hingga menyampaikan pengaduan.
Pelaksanaan VIOLA dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah 3T. Fasilitas kesehatan, kantor desa, kelurahan, kecamatan, sekolah, hingga lokasi layanan publik lainnya dimanfaatkan sebagai titik pelaksanaan agar masyarakat lebih mudah menjangkau layanan tersebut.
Selama periode Januari hingga Mei 2026, BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 218.729 pemanfaatan layanan VIOLA. Lokasi yang paling banyak digunakan untuk pelaksanaan layanan ini adalah puskesmas, sedangkan jenis layanan yang paling sering dimanfaatkan masyarakat meliputi penyampaian informasi dan perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Baca Juga: 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan Berlaku Juli 2026, Berikut Daftarnya
Adapun peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) menjadi kelompok yang paling banyak menggunakan layanan tersebut.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan tidak semua wilayah di Indonesia memiliki kesiapan yang sama dalam mengadopsi layanan digital. Kondisi geografis, keterbatasan jaringan komunikasi dan data, serta kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi menjadi tantangan yang masih dihadapi.
"Optimalisasi VIOLA dan BPJS Keliling tersebut merupakan wujud implementasi Layanan Ujung Negeri (LANURI), salah satu dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Hari ini kita laksanakan LANURI serentak di 558 titik kabupaten/kota se-Indonesia, dengan melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Dari ke-558 titik tersebut, sebanyak 179 titik menyediakan layanan BPJS Keliling, sementara di 379 titik lainnya menghadirkan layanan VIOLA. Harapan kami, LANURI dapat memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau aksesnya terbatas karena kondisi geografis," ujar Pujo didampingi Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, dalam acara Launching LANURI dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Prihati juga menyampaikan bahwa capaian Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan telah mencapai 91,53 persen. Program tersebut terdiri atas empat program Customer Centric dan empat program Collaborative yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Adapun beberapa program utama yang telah tercapai adalah JKN 3T (kerja sama dengan kapal bantu rumah sakit ke daerah 3T serta pengiriman tenaga kesehatan ke daerah 3T), P-Care MBG (petugas SPPG menjadi peserta JKN dan terpantau kesehatannya, serta tumbuh kembang siswa penerima MBG terpantau), dan Eliminasi Inefisiensi (intelligence claim untuk upaya efisiensi biaya JKN, serta pencegahan, pendeteksian, dan penanganan perilaku inefisiensi termasuk potensi fraud). Ada pula sejumlah poin yang masih terus berproses bersama pemangku kepentingan terkait," jelas Pujo.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Kementerian Koperasi. Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, menilai kehadiran VIOLA dan BPJS Keliling menjadi solusi untuk mendekatkan layanan administrasi JKN kepada masyarakat yang masih menghadapi kendala transportasi maupun keterbatasan infrastruktur digital.
Baca Juga: JKN Menguat, BPJS Kesehatan Catat Cakupan 98 Persen dan Penguatan SDM Nasional
"Kementerian Koperasi menyambut baik kolaborasi ini, mengingat jaringan Koperasi Desa Merah Putih memiliki jaringan yang tersebar hingga ke tingkat desa dan kecamatan di seluruh Indonesia, serta memiliki akses internet untuk mendukung penyelenggaraan VIOLA maupun BPJS Keliling. Kami akan mendorong jajaran pengurus Koperasi di daerah 3T untuk mendukung pelaksanaan LANURI sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat Indonesia," katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Pusat Kesehatan TNI, dr. Hadi Juanda. Menurutnya, pemerataan layanan kesehatan di wilayah 3T masih menjadi tantangan sehingga sinergi berbagai pihak diperlukan untuk memperluas jangkauan pelayanan.
"Jaringan pelayanan kesehatan TNI yang tersebar di seluruh negeri dapat dimanfaatkan untuk mendukung LANURI, misalnya mobilisasi personil di bidang kesehatan ke daerah terpencil, pemanfaatan fasilitas kesehatan TNI sebagai titik layanan tambahan, serta pengoperasian kapal rumah sakit yang bisa digunakan untuk layanan di pulau-pulau terpencil. Termasuk dengan mengerahkan sekitar 76.000 personil Babinsa yang tersebar di Indonesia," katanya. (D-Adv)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS