Sambut Siswa Baru, SMAN 2 Kendari Prioritas Lingkungan Belajar Bebas Perundungan dan Bahaya Digital

Erni Yanti, telisik indonesia
Selasa, 14 Juli 2026
0 dilihat
Sambut Siswa Baru, SMAN 2 Kendari Prioritas Lingkungan Belajar Bebas Perundungan dan Bahaya Digital
Kepala SMAN 2 Kendari saat memberikan materi MPLS kepada siswa baru. Foto: Ketua Panitia MPLS SMAN 2 Kendari

" Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SMAN 2 Kendari resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi seluruh peserta didik baru "

KENDARI, TELISIK.ID - Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SMAN 2 Kendari resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi seluruh peserta didik baru.

Seluruh rangkaian kegiatan difokuskan pada adaptasi psikologis dan pengenalan budaya sekolah yang positif, guna memastikan para siswa dapat bertransisi dengan baik di jenjang pendidikan yang baru.

Kepala SMAN 2 Kendari, Nur Aida menegaskan, sekolah berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan belajar yang melindungi dan mengayomi sejak hari pertama siswa menginjakan kaki di sekolah.

"Hari baru di SMAN 2 Kendari harus dimulai dengan rasa bahagia. Kami memastikan MPLS tahun ini berjalan dengan ramah dan aman. Kami ingin anak-anak merasa nyaman, seolah mereka berada di rumah kedua mereka," ujar Nur Aida.

Nur Aida menambahkan, kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah merupakan fondasi utama agar siswa dapat tumbuh berkarakter. Melalui materi yang humanis, para siswa baru diajak untuk mengenali potensi diri, membangun nilai-nilai integritas, gotong royong, serta saling menghargai perbedaan.

"Tujuan akhir kita bukan sekadar transfer ilmu, tetapi bagaimana mencetak generasi yang cerdas secara akademik dan kuat secara karakter. Karakter yang baik hanya bisa tumbuh di lingkungan yang sehat, saling mendukung, dan inklusif bagi semua anak," imbuhnya.

Baca Juga: MPLS Ramah SMAN 3 Kendari Perkuat Karakter dan Adaptasi Murid Baru

Selama beberapa hari ke depan, para peserta didik baru SMAN 2 Kendari akan dibekali dengan berbagai program interaktif, mulai dari pengenalan kurikulum, penelusuran minat bakat melalui ekstrakurikuler, hingga sosialisasi pencegahan perundungan (anti-bullying).

Materi mengenai pencegahan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) juga dinilai sangat krusial sebagai benteng pertahanan pertama bagi para remaja.

Melalui sesi ini, pihak sekolah memberikan edukasi mendalam mengenai jenis-jenis zat terlarang, dampak fatalnya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta regulasi hukum yang menjerat para pelakunya.

Sekolah berharap, pemahaman yang komprehensif ini dapat menumbuhkan kesadaran mandiri di kalangan siswa untuk tegas menolak segala bentuk bujuk rayu narkoba.

Selain ancaman zat adiktif, sekolah turut menyoroti pentingnya literasi digital melalui edukasi penggunaan media sosial yang sehat.

Siswa baru dibekali pemahaman tentang etika berkomunikasi di dunia maya, cara menyaring informasi demi menghindari hoaks, serta pentingnya menjaga privasi data pribadi.

Baca Juga: Dispar Sultra Usul 4 KSPN Baru, Kendari jadi Pusat Konektifitas

Dengan pemanfaatan teknologi secara bijak, para siswa diharapkan dapat menggunakan media sosial sebagai sarana belajar yang positif dan produktif.

Melengkapi pembekalan karakter tersebut, SMAN 2 Kendari secara khusus mengulas bahaya laten judi online yang kian mengkhawatirkan di kalangan generasi muda.

Para siswa diberi pemahaman mengenai dampak buruk aktivitas ilegal ini, mulai dari hancurnya konsentrasi belajar, kerugian finansial yang memicu tindakan kriminal, hingga gangguan psikologis yang berat.

Edukasi ini menjadi komitmen nyata sekolah dalam melindungi masa depan anak didik dari jeratan lingkaran setan perjudian digital. (C-Adv)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga