Bupati Muna Barat Darwin Luncurkan Gerakan Peduli Sayang Anak Cegah Kekerasan Fisik dan Seksual
Reporter
Senin, 15 Juni 2026 / 7:16 pm
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menandatangani naskah peluncuran Gerakan Peduli Sayang Anak di Kecamatan Wadaga, Senin (15/6/2026). Foto: Aldin/Telisik
MUNA BARAT, TELISIK.ID - Bupati Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin, meluncurkan Gerakan Peduli Sayang Anak di Kecamatan Wadaga, Kabupaten Mubar, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (15/6/2026).
Gerakan Peduli Sayang Anak merupakan program yang dicetus oleh Camat Wadaga, Zailin, untuk mendidik generasi muda di Kecamatan Wadaga.
Darwin mengatakan bahwa keberhasilan suatu bangsa atau daerah tergantung dari generasi mudanya.
"Jika generasi mudanya kita edukasi dengan pemahaman untuk masa depannya yang lebih baik dan memberikan kenyamanan pada mereka pasti akan membentuk kepribadian yang baik," kata Darwin.
Baca Juga: Viral Cekcok Anak dan Ibu Tiri di Wakatobi Dipicu Harta Peninggalan
Generasi yang baik, menurut Darwin, akan menjadikan suatu daerah yang sejahtera aman dan damai.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat lebih peduli terhadap anak-anak, termasuk mencegah kekerasan fisik maupun seksual dan perundungan (bullying).
Darwin juga berharap Gerakan Peduli Sayang Anak ini dapat membentuk kepribadian yang baik untuk anak-anak sekarang.
Camat Wadaga, Zailin, mengatakan program Gerakan Peduli Sayang Anak lahir dari keprihatinan terhadap masih adanya kasus kekerasan terhadap anak, baik fisik, seksual, maupun perundungan.
“Melalui gerakan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama agar semua pihak menjalankan tanggung jawab dalam melindungi anak-anak,” ujarnya.
Zailin juga berencana melakukan beberapa langkah guna menertibkan para siswa yang masih bebas berkeliaran di jam sekolah dan melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari.
"Kami akan melakukan patroli rutin di jam belajar guna mencegah anak bolos sekolah, serta patroli bersama pemerintah desa dan Kapolsek Lawa guna membina anak-anak yang masih kumpul dan berkeliaran pada jam 10 malam," ungkapnya.
Baca Juga: Buka Festival Literasi, Bupati Muna Ingatkan Jangan Bosan Membaca
Zailin juga berharap guru dan kepala sekolah dapat bergerak bersama untuk menyukseskan kegiatan Gerakan Sayang Anak ini.
Sementara itu Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, menegaskan Gerakan Sayang Anak ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Mubar, khususnya Kecamatan Wadaga, terhadap masa depan anak-anak.
"Adanya gerakan ini semoga kedepannya masyarakat Mubar akan selalu dalam keadaan aman dan damai," harap Jaman.
Ia juga berkomitmen dan siap bekerja sama dengan instansi terkait untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak secara fisik maupun seksual. (A)
Penulis: Aldin
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS