Buka Festival Literasi, Bupati Muna Ingatkan Jangan Bosan Membaca
Sunaryo, telisik indonesia
Senin, 15 Juni 2026
0 dilihat
Bupati Muna, Bachrun Labuta didampingi Wakil Bupati, La Ode Asrafil Ndoasa membuka festival literasi. Foto: Sunaryo/Telisik
" Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muna terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat "

MUNA, TELISIK.ID - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muna terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat.
Salah satu terobosan dilakukan instansi yang dipimpin Sitti Lestari Gombilo Bitu itu adalah dengan menggelar festival literasi.
Kegiatan yang berlangsung 15-20 Juni 2026 itu mendapat perhatian serius dari Bupati Muna, Bachrun Labuta.
Kata Bachrun, kegiatan literasi sangat penting dalam memahami apa yang dibaca, sehingga bisa merubah watak sebagai manusia, memahami karakter dan bertutur yang baik. Karenanya, jangan bosan membaca.
"Buku adalah jendela dunia. Semakin banyak membaca, wawasan kita akan terus meningkat," kata Bachrun, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Sensus Ekonomi Dimulai, Bupati Muna Instruksikan Perangkatnya Layani Para Pejuang Data
Bachrun menerangkan, melalui festival literasi akan menumbuhkan budaya membaca, meningkatkan wawasan, serta mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Saya harapkan semangat literasi dapat terus berkembang sebagai fondasi dalam menciptakan generasi yang cerdas, inovatif dan berdaya saing," pintanya.
Sementara itu, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Muna, Sitti Lestari Gombilo Bitu menerangkan, festival literasi bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat ekosisten literasi.
Festival literasi pula bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat, memperluas akses terhadap sumber belajar, menumbuhkan kreativitas generasi muda serta membangun kesadaran bahwa literasi merupakan modal utama dalam pembangunan sumber daya manusia.
Baca Juga: Rutan Kelas II B Raha Dihuni 307 Warga Binaan, Didominasi Kasus Perlindungan Anak
Melalui festival literasi lanjut Sitti, dapat menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan, ruang ekspresi, ruang berbagi inspirasi sekaligus ruang apresiasi bagi karya dan prestasi masyarakat.
"Membaca bukanlah aktivitas yang membosankan, melainkan jendela untuk membuka dunia, memperluas wawasan dan menemukan berbagai peluang masa depan," ungkap jebolan STPDN itu.
Dalam festival literasi yang mengangkat tema Muna Membaca, Muna Berkarya dan Muna Berdaya itu menampilkan pentas literasi, pameran karya literasi, gelar wicara, bedah buku, lomba bertutur dan lomba video konten literasi. (B)
Penulis: Sunaryo
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS