Carlos Raul Sciucatti, Eks Pesepak Bola Argentina Mualaf dan Mondok di Pedalaman Kalimantan

Merdiyanto

Content Creator

Rabu, 29 April 2026  /  7:46 am

Pesepak bola Argentina, Carlos Raul Sciucatti memeluk Islam dan mondok di pesantren yang berada di pedalaman Kalimantan. Foto: Repro BolaSkor

JAKARTA, TELISIK.ID - Kisah inspiratif datang dari seorang mantan pesepak bola asal Argentina, Carlos Raul Sciucatti, yang memilih memeluk agama Islam setelah berkarier lama di Indonesia.

Pemain yang akrab disapa Charly ini kini dikenal dengan nama Muhammad Carlos Raul setelah resmi menjadi mualaf.

Carlos Raul Sciucatti lahir di Buenos Aires, Argentina, pada 7 Januari 1986. Ia sempat bermain untuk klub-klub Indonesia seperti Persijap Jepara, Persela Lamongan, Mitra Kukar, hingga PSLS Lhokseumawe.

Selama berada di Tanah Air, ia bertemu dengan seorang wanita Indonesia bernama Esti Puji Lestari, yang kemudian menjadi istrinya.

Sebelum menikah, Carlos tidak sekadar mengikuti formalitas. Ia memilih untuk mendalami agama Islam terlebih dahulu dengan sungguh-sungguh, dilansir dari okezone.com, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: Perjalanan Hijrah Koh Jeffry, dari Kebencian Total hingga Jadi Ketua Mualaf Center

Ketika membela Mitra Kukar pada 2015, ia sempat mondok atau belajar di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning di Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Di pesantren tersebut, Carlos belajar mengaji, memahami ajaran Islam, serta ikut kegiatan dakwah ke kampung-kampung.

Menurut pimpinan pesantren, Carlos merasa hatinya terpanggil untuk mempelajari Islam secara mendalam. Ia tidak hanya ingin menjadi Muslim secara nama, melainkan juga memahami ajaran agama dengan baik, termasuk belajar membaca Al-Quran dengan tartil.

Setelah mantap, ia mengucapkan dua kalimat syahadat dan mengganti namanya menjadi Muhammad Carlos Raul, dilansir dari tvonenews.com, Selasa (28/4/2026).

Kisah Carlos sering dikaitkan dengan perjalanan hidayah yang tulus. Banyak media menyebutkan bahwa keputusannya menjadi mualaf bukan karena tekanan, melainkan panggilan hati yang semakin kuat setelah lama tinggal di Indonesia dan berinteraksi dengan masyarakat Muslim.

Baca Juga: Mualaf Lokal: Wanita di Kendari Rela Peluk Islam Demi Pernikahan

Ia bahkan rela meninggalkan kenyamanan kota untuk belajar di pedalaman Kalimantan agar lebih khusyuk.

Hingga kini, kisah Carlos Raul Sciucatti masih sering diingat sebagai salah satu contoh perjalanan mualaf dari kalangan pesepak bola asing di Indonesia.

Ia menjadi bukti bahwa hidayah bisa datang melalui berbagai jalan, termasuk cinta, lingkungan, dan pencarian ilmu yang ikhlas. (C)

Penulis: Merdiyanto

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS