Fasilitasi Permodalan UKM, Pemkot dan Baznas Kota Kendari Kerjasama dengan Bank Sultra

Sumarlin

Reporter

Jumat, 12 Agustus 2022  /  4:35 pm

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemkot Kendari, Baznas Kota Kendari dan Bank Sultra. Program ini membantu pelaku UKM mengakses modal. Foto: Sumarlin/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Pemerintah Kota Kendari dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari, menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Sultra, guna memfasilitasi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mendapatkan modal. Penandatanganan itu dilakukan di Kantor Bank Sultra, Jumat (12/8/2022).

Program bernama Iyamo Parasayai Rentenir (AMAN) ini dibuat untuk mempermudah pelaku UKM mengakses modal, sebab selama ini mereka masih sulit mengakses bank, sehingga kebanyakan terjebak rentenir.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menjelaskan, program kerjasama itu akan melindungi para pelaku UKM dan membantu mereka memperbesar usahanya. Karena dengan modal usaha dari bank mereka akan dimudahkan.

"Kita mau usahanya berkembang dan tidak terjebak rentenir, karena jangan sampai mereka sudah berusaha dengan baik, tapi keuntungannya tersedot untuk membayar kredit yang ada di rentenir," ungkapnya.

Pasangan Siska Karina Imran ini berharap dengan bekerja sama dengan Bank Sultra dan pendampingan dari Baznas Kota Kendari, usaha para pelaku UKM di Kota Kendari bisa berkembang.

Sementara itu Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif mengaku, berterimakasih atas kepercayaan Pemerintah Kota Kendari mempercayakan program tersebut pada Bank Sultra.

Baca Juga: Jelang Porprov 2022, Kabupaten Buton Kekurangan Anggaran

"Membantu pelaku-pelaku UMKM kita yang selama ini belum bisa mengakses perbankan, masih terjerat oleh rentenir, meskipun mereka sudah berusaha 3-5 tahun tapi begitu-begitu saja," katanya.

Melalui kerjasama itu, Bank Sultra nantinya akan memberikan kredit pada pelaku usaha yang telah memenuhi syarat dengan bunga rendah dengan besarnya pinjaman akan disesuaikan dengan jenis usaha.

Baca Juga: Jelang Porprov 2022, Kabupaten Buton Kekurangan Anggaran

Dia berharap jika program telah jalan, pinjaman yang diberikan digunakan untuk pengembangan usaha sehingga UKM di Kota Kendari terus bertumbuh dan bisa menyokong perekonomian daerah.

Untuk diketahui, hingga saat ini jumlah UKM di Kota Kendari berdasarkan data Pemerintah Kota Kendari sekira 13 ribu. Untuk membantu pelaku UKM ini Pemkot melalui Baznas sudah menyalurkan sejumlah modal bagi mereka. (B-Adv)

Penulis: Sumarlin

Editor: Kardin