Gelar Ritual di Bendungan, 4 Warga Baubau Tewas Terseret Arus

Iradat Kurniawan

Reporter Buton

Minggu, 13 Maret 2022  /  9:49 am

Kondisi salah satu korban setelah ditemukan oleh tim gabungan. Foto: Iradat Kurniawan/Telisik

BAUBAU, TELISIK.ID - Nasib nahas menimpa serombongan warga Baubau  yang sedang melakukan sebuah ritual di Bendungan Ngkaring-Ngkaring, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Sabtu sore (12/3/2022).

Rombongan warga yang berjumlah puluhan orang itu, 7 di antaranya terseret arus akibat air bah yang tiba-tiba meluap dari bendungan. Diketahui, saat itu hujan deras sedang mengguyur sekitar bendungan.  

Kapolsek Bungi, iptu Bustam menuturkan, peristiwa tersebut disebabkan oleh arus yang tiba-tiba saja menyeret beberapa orang dari rombongan warga tersebut.

Dia mengatakan, tiba-tiba saja ada arus yang deras di bendungan dan mereka terseret arus. Mereka kemudian saling menolong dan 3 orang berhasil selamat, tapi 4 orang di antaranya hilang.

"Jam 4 sore kami sudah kumpulkan tim gabungan SAR kemudian kami melakukan penyisiran hingga 2 kilometer dari bendungan dan akhirnya ditemukan 2 korban," tutur Iptu Bustam, Sabtu (12/3/2022).

Baca Juga: Pria Ini Cabuli 30 Santri Lelaki Sesama Jenis, Dilakukan Sejak 2016 Tiap Malam

Dari pantauan Telisik.id di tempat kejadian, setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan yang melibatkan SAR Baubau, kepolisian, TNI, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban, keempat  jasad korban yang terseret arus akhirnya ditemukan Sabtu malam.

Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di Kota Baubau. Karena kejadian tersebut, pihak kepolisian akan membuat imbauan agar di tempat tersebut warga tidak diperbolehkan lagi untuk mandi-mandi.

Baca Juga: Penyerangan di Indomaret Lawata Kendari, Polisi Kejar Pelaku

Berikut data korban selamat dan yang meninggal dunia:

Data korban sbb :

1. Yuyun (selamat)

2. Laode Arisma (selamat)

3. Alfandi (selamat)

4. Jamal (meninggal dunia)

5. Yayat (meninggal dunia)

6. Rama (meninggal dunia)

7. Fery (meninggal dunia). (A)

Reporter: Iradat Kurniawan

Editor: Haerani Hambali