Harga Bawang Merah di Kendari Tembus Rp 60 Ribu/Kg

Erni Yanti

Reporter

Minggu, 31 Agustus 2025  /  7:16 pm

Transaksi pembelian bawang merah di Pasar Baruga Kota Kendari, Minggu (31/8/2025). Erni Yanti/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada bawang merah yang kini dijual di kisaran Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram (kg), dari sebelumnya hanya Rp 40 ribu/kg.

Di Pasar Baruga, salah satu pedagang, Titi, mengungkapkan bahwa harga bawang merah masih belum stabil.

Baca Juga: Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari Zulham Damu Realisasikan Aspirasi Warga Anawai

“Sekarang harga bawang merah sekitar Rp 48 ribu per kilogram di sini. Tapi di pasar lain bisa lebih mahal, karena mereka biasanya ambil stok dari Pasar Baruga juga,” ujarnya kepada telisik.id, Minggu (31/8/2025).

Ia menambahkan, lonjakan harga ini sering kali disebabkan oleh pasokan yang terbatas dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kalau pasokan dari luar kurang dan cuaca jelek, harga pasti naik,” tambahnya. 

Senada dengan Titi, pedagang lainnya di Pasar Basah Mandonga, Selfi, menyebut bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi pada bawang merah.

Cabai merah besar juga naik dari Rp 40 ribu menjadi Rp 45 ribu/kg, sedangkan cabai keriting yang sebelumnya stabil di harga Rp 40 ribu kini mengalami fluktuasi karena tergantung pasokan.

Sementara itu, harga bawang putih masih bertahan di angka Rp 45-50/kg, tanpa perubahan berarti.

Baca Juga: Website Pemprov Sultra Diretas, Hacker Sindir Gaji DPR dan Honorer

Di sisi lain, harga tomat turun drastis dari Rp 30 ribu menjadi Rp 15 ribu/kg. Penurunan ini disebut-sebut akibat melimpahnya stok di pasaran.

Namun bagi sebagian pembeli, seperti Hikmah, yang ditemui di Pasar Basah Mandonga, mengatakan kenaikan harga tetap dirasakan memberatkan.

“Yang paling terasa itu bawang merah. Sebelumnya masih kisaran 45 ribu dan sekarang jadi mahal sekali,” keluhnya. (A)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS