Heboh Link Video Winda Can Botol Parfum 7 Menit, Begini Penjelasannya

Ahmad Jaelani

Reporter

Kamis, 12 Februari 2026  /  10:17 am

Nama Winda Can viral setelah tautan video berdurasi tujuh menit tersebar luas di media sosial. Foto: X (dulunya Twitter)@viral&tren

JAKARTA, TELISIK.ID - Nama Winda Can mendadak ramai dibicarakan setelah tautan video berdurasi tujuh menit beredar luas, memicu pencarian publik serta kekhawatiran keamanan digital di media sosial nasional.

Jagat media sosial kembali diramaikan oleh kemunculan satu nama yang mendadak menempati daftar pencarian teratas. Winda Can, seorang perempuan yang diketahui beraktivitas sebagai penjual jus, menjadi sorotan setelah potongan video dirinya tersebar tanpa penjelasan utuh.

Cuplikan singkat itu beredar cepat di berbagai platform, memancing rasa penasaran warganet sekaligus memicu perbincangan panjang di kolom komentar dan forum daring.

Video yang beredar memperlihatkan Winda berada di dalam kamar, termasuk di area kamar mandi, sembari memegang sebuah botol parfum. Rekaman tersebut hanya berdurasi singkat dan tidak disertai keterangan konteks kejadian.

Ketiadaan informasi membuat potongan gambar itu ditafsirkan beragam oleh pengguna media sosial. Dari situlah nama Winda Can mulai berulang kali disebut, dibagikan, dan dicari melalui kata kunci tertentu.

Melansir dari Medcom, Kamis (12/2/2026)0, seiring meningkatnya perhatian publik, sejumlah akun kemudian mengklaim memiliki versi lengkap dari rekaman tersebut. Konten yang disebut sebagai video penuh dikatakan terbagi dalam beberapa bagian, masing-masing berdurasi sekitar dua menit.

Beberapa warganet bahkan menyebut total durasinya mencapai tujuh menit lebih. Klaim itu mendorong gelombang pencarian tautan “full video” yang menyebar melalui grup percakapan, kolom balasan, hingga situs berbagi file.

Baca Juga: Sosok Amlia Mutya Dikenal Ukhti Baik-baik, Kembali Viral Dikaitkan dengan Link Video Air Mancur dalam Mobil

Namun, tidak sedikit pengguna internet yang mengingatkan agar masyarakat berhati-hati terhadap tautan yang beredar bebas. Banyak link dibagikan tanpa sumber jelas dan berpotensi mengarahkan pengguna ke halaman berisi iklan mencurigakan.

Pola semacam ini kerap dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk menyisipkan malware atau melakukan praktik phishing. Situasi viral sering dijadikan pintu masuk untuk mengumpulkan data pribadi pengguna secara ilegal.

Di tengah ramainya perbincangan, akun media sosial milik Winda Can dilaporkan telah diprivat. Seluruh unggahan tidak lagi dapat diakses publik, sementara kolom interaksi dibatasi. Langkah tersebut diduga sebagai upaya mengurangi sorotan sekaligus membatasi penyebaran konten yang dikaitkan dengan dirinya.

Beberapa warganet menyebut perubahan itu terjadi tak lama setelah namanya masuk daftar trending di sejumlah platform.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana potongan informasi tanpa konteks dapat berkembang cepat di ruang digital. Dalam hitungan jam, satu cuplikan video mampu memicu ribuan pencarian dan menghasilkan berbagai versi narasi.

Baca Juga: Adegan Viral Link Video Wanita Berhijab Cukur Kumis, Berikut Penjelasan Pakar dan Bahaya ke Otak

Kondisi tersebut kerap menyulitkan publik membedakan antara fakta, klaim, dan tautan yang belum terverifikasi. Arus distribusi konten berlangsung cepat, sementara klarifikasi sering tertinggal di belakang.

Masyarakat pun diimbau tetap waspada ketika menemukan tautan yang menjanjikan akses video lengkap atau konten sensitif. Menghindari klik pada link mencurigakan, memeriksa alamat situs, serta menjaga data pribadi menjadi langkah pencegahan dasar.

Kasus viral Winda Can memperlihatkan bahwa isu digital tidak hanya soal popularitas sesaat, tetapi juga menyangkut keamanan informasi serta perlindungan privasi pengguna internet. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS