Mistik: Deretan Kejadian di Luar Nalar Agresi Militer Israel ke Palestina, Ada Pasukan Berjubah Putih

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 12 Februari 2026
0 dilihat
Mistik: Deretan Kejadian di Luar Nalar Agresi Militer Israel ke Palestina, Ada Pasukan Berjubah Putih
Kisah pasukan berjubah putih muncul di tengah agresi Israel dan perlawanan warga Palestina. Foto: Repro Anadolu Agency

" Warga Palestina menuturkan peristiwa ganjil termasuk kemunculan pasukan berjubah putih yang disebut hadir saat pertempuran "

YERUSALEM, TELISIK.ID - Di tengah agresi militer Israel ke Gaza, warga Palestina menuturkan peristiwa ganjil termasuk kemunculan pasukan berjubah putih yang disebut hadir saat pertempuran.

Dentuman artileri dan suara pesawat tempur menjadi latar yang nyaris tak terpisahkan dari kehidupan warga Gaza selama agresi militer berlangsung. Di sela situasi darurat, pengungsian, dan laporan korban sipil yang terus bertambah, muncul pula rangkaian cerita yang beredar luas di tengah masyarakat.

Cerita tersebut bukan tentang strategi perang atau pergerakan pasukan, melainkan pengalaman yang dianggap janggal dan sulit dijelaskan secara logis.

Sejumlah warga menyebut selama pertempuran mereka menyaksikan kejadian yang tidak biasa. Kisah itu diceritakan ulang dari satu keluarga ke keluarga lain, dari pejuang ke warga sipil, lalu menyebar melalui media sosial dan situs lokal.

Dalam berbagai penuturan, pengalaman tersebut dikaitkan dengan momen ketika situasi pertempuran berubah mendadak tanpa diketahui sebabnya.

Data korban sipil menunjukkan perempuan dan anak-anak menjadi kelompok paling terdampak. Di tengah tekanan itu, narasi mengenai pertolongan tak terlihat ikut tumbuh di ruang publik.

Brigade Izzuddin Al-Qassam yang dikenal sebagai sayap militer Hamas disebut sering mengalami momen ganjil saat berhadapan dengan pasukan Israel di sejumlah titik pertempuran.

Melansir dari Binalynews, Kamis (12/2/2026), salah satu kisah yang paling banyak dibicarakan adalah kemunculan kelompok berseragam atau berjubah putih di medan tempur. Dalam sejumlah kesaksian, sosok-sosok tersebut digambarkan datang dengan cepat, terlihat jelas karena warnanya mencolok, lalu menghilang dalam waktu singkat.

Baca Juga: Pemuda Palestina Ubah Kendaraan Lapis Baja Bekas Serangan Israel jadi Sumber Listrik

Pakaian putih itu berbeda dengan seragam gelap yang biasa dikenakan pejuang Palestina maupun loreng militer.

Beberapa laporan menyebut tentara Israel juga mengaku melihat keberadaan kelompok tersebut. Dalam sebuah interogasi terhadap warga, tentara meminta penjelasan tentang ciri-ciri pejuang Al-Qassam.

Warga itu menjawab bahwa para pejuang memakai pakaian hitam. Namun tentara membantah. Dalam kesaksian yang beredar, seorang tentara mengatakan, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita serupa datang dari seorang sopir ambulans yang dihentikan di jalan. Ia ditanya mengenai orang-orang berpakaian putih yang disebut berada di belakang kendaraannya. Sopir itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulans.” Ia juga menyatakan tidak melihat siapa pun seperti yang dimaksud tentara.

Di kawasan Tal Islam, seorang warga yang hendak mengungsi bersama keluarganya mengaku melihat beberapa pejuang menangis di tangga rumah susun. Saat ditanya alasan mereka, salah satu pejuang menjawab, “Kami menangis bukan karena takut. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur.

Ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang.”

Kisah-kisah tersebut kemudian dirangkum dan dibagikan ulang oleh berbagai sumber lokal. Sebagian masyarakat menganggapnya sebagai pengalaman spiritual, sementara yang lain menyebutnya sebagai cerita perang yang sulit diverifikasi.

Meski demikian, narasi itu tetap bertahan dan menjadi bagian dari ingatan kolektif warga Gaza selama konflik berlangsung.

Beberapa kejadian yang paling sering disebut antara lain:

1. Kemunculan sosok berpakaian putih di tengah baku tembak.

2. Gerakan cepat yang datang lalu menghilang dalam hitungan detik.

3. Klaim tembakan tidak mengenai sasaran secara jelas.

4. Pengakuan tentara Israel tentang keberadaan pasukan berbeda seragam.

5. Kesaksian sopir ambulans yang ditanya mengenai sosok tak terlihat.

6. Cerita warga yang menyaksikan pertempuran tanpa mengetahui pelakunya.

Baca Juga: Tentara Israel KlaimTemukan Sembilan Jasad Militan Palestina di Jalur Gaza Selatan

7. Narasi pejuang yang merasa bukan mereka yang berada di garis depan saat itu.

8. Penyebaran cerita melalui situs lokal dan media sosial.

9. Pengulangan kisah pada periode konflik berbeda.

10. Kepercayaan sebagian warga bahwa kejadian tersebut merupakan bentuk pertolongan tak terduga.

Hingga kini, rangkaian cerita itu terus beredar berdampingan dengan laporan faktual mengenai korban, kerusakan bangunan, dan evakuasi warga. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga