IAIN Kendari Dorong Publikasi Internasional, 56 Proposal Riset Dosen Masuk Tahap Review

Ana Pratiwi

Reporter

Rabu, 11 Maret 2026  /  10:20 am

Kampus IAIN Kendari di Jalan Sultan Qaimuddin. Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto: Website IAIN Kendari

KENDARI, TELISIK.ID - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar seminar proposal penelitian berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (3/3/2026).

Dari total 71 proposal yang diajukan dosen, sebanyak 56 proposal dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berlanjut ke tahap penilaian berikutnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus meningkatkan kualitas penelitian dosen sekaligus memperkuat publikasi ilmiah yang berdampak bagi pengembangan akademik dan kebijakan publik.

Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan mengapresiasi meningkatnya partisipasi dosen dalam mengajukan proposal penelitian, khususnya dari kalangan dosen muda.

“Jika sebelumnya lebih banyak didominasi dosen senior, saat ini peneliti muda mulai lebih aktif mengajukan proposal penelitian. Ini menunjukkan perkembangan positif dalam budaya akademik di IAIN Kendari,” ujarnya.

Baca Juga: IAIN Kendari Sosialisasi Penerimaan Maba Jalur SPAN-PTKIN dan Program S3 ke Kepala Sekolah se-Kabupaten Konsel

Ia juga mendorong para dosen agar tidak hanya fokus pada penelitian, tetapi juga meningkatkan publikasi di jurnal internasional bereputasi agar jumlah sitasi dosen dan institusi terus meningkat.

“Penelitian ini kita harapkan memberi dampak bagi lembaga, masyarakat, dan stakeholder. Hasilnya dapat menjadi referensi dalam pengambilan kebijakan serta memberi manfaat bagi negara, khususnya bagi Kementerian Agama,” jelasnya.

Menurut Husain, sejumlah program strategis Kementerian Agama seperti ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta dapat menjadi ruang kontribusi bagi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) melalui penguatan riset akademik.

Selain berdampak pada kebijakan, hasil penelitian juga diharapkan dapat mendukung peningkatan akreditasi program studi maupun institusi, terutama melalui publikasi di jurnal bereputasi yang menjadi komponen penting dalam penilaian akreditasi.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Kendari, Dr. Abdul Kadir menjelaskan bahwa dari 71 proposal yang masuk, sebanyak 56 proposal dinyatakan lolos seleksi administrasi, sementara 15 lainnya tidak memenuhi syarat berkas.

“Proposal yang lolos administrasi selanjutnya akan mengikuti tahapan review substansi dan presentasi oleh reviewer,” katanya.

Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan LPPM IAIN Kendari, Prof. Dr. Fahmi Gunawan menambahkan bahwa setiap proposal akan dinilai berdasarkan standar penilaian tertentu.

Baca Juga: IAIN Kendari Launching Empat Program Studi Luar Kampus Utama di Baubau

Ia menjelaskan, proposal dengan nilai reviewer di bawah 300 dinyatakan tidak lolos seleksi. Selain itu, setiap skema penelitian memiliki target luaran berbeda.

Untuk penelitian dasar, luaran yang ditargetkan antara lain publikasi pada jurnal SINTA 2, buku, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Sementara penelitian pengembangan diarahkan menghasilkan publikasi pada jurnal internasional terindeks Scopus serta diseminasi ilmiah melalui media digital seperti video YouTube.

Melalui tahapan ini, IAIN Kendari berharap penelitian dosen tidak hanya berhenti pada laporan akademik, tetapi juga menghasilkan publikasi ilmiah yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS