IAIN Kendari Resmi Buka Jalur SPAN-PTKIN 2026, Ini Jadwal dan Kuotanya
Reporter
Senin, 12 Januari 2026 / 7:39 pm
IAIN Kendari secara resmi membuka pendaftaran jalur Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (SPAN PTKIN) 2026. Foto: Humas IAIN Kendari
KENDARI, TELISIK.ID - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026, jalur seleksi nasional tanpa tes yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi.
Seleksi SPAN-PTKIN dilakukan berdasarkan nilai rapor, akreditasi sekolah, serta prestasi akademik dan nonakademik siswa selama di bangku sekolah menengah.
Pendaftaran dapat diikuti oleh siswa kelas XII dari MA, MAK, SMA, SMK, serta satuan pendidikan lain yang telah memiliki izin operasional pemerintah.
Berdasarkan jadwal nasional, pengisian PDSS oleh sekolah dibuka 5 Januari hingga 7 Februari 2026, sementara pendaftaran siswa berlangsung 11-28 Februari 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 7 April 2026.
Staf Bagian Akademik IAIN Kendari, Sakri, menjelaskan bahwa pada tahun akademik 2026 IAIN Kendari menyiapkan total 2.230 kuota mahasiswa baru untuk seluruh jalur seleksi.
Baca Juga: Judi Online Dominan Picu Perceraian di Kendari, 1.118 Pasangan Gagal Pertahankan Hubungan Tahun 2025
“Secara keseluruhan kuota yang disiapkan sebanyak 2.230 mahasiswa, dengan rincian jalur SPAN-PTKIN sebanyak 583 kuota, UM-PTKIN 1.049 kuota, dan jalur Mandiri sebanyak 699 kuota,” ujar Sakri, Senin, (12/1/2026).
Penerimaan tahun ini IAIN Kendari membuka 20 program studi yang tersebar di berbagai fakultas. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, terdapat sejumlah program studi yang menjadi favorit pendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN.
Untuk program studi yang paling diminati, beber Sakri, di Fakultas Tarbiyah antara lain Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
“Di Fakultas Ekonomi, yang paling banyak diminati adalah Manajemen Bisnis Syariah (MBS). Selain itu, Hukum Tata Negara (HTN) di Fakultas Syariah serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah juga cukup tinggi peminatnya,” jelasnya.
Dalam proses seleksi SPAN-PTKIN, Sakri menegaskan bahwa terdapat sejumlah aspek utama yang menjadi perhatian penilaian.
“Penilaian SPAN-PTKIN itu melihat nilai rapor siswa, akreditasi dan reputasi sekolah asal, serta prestasi akademik maupun non-akademik yang dimiliki siswa,” katanya.
Terkait kendala pendaftaran, Sakri menyebut permasalahan yang paling sering terjadi adalah pada tahap pengunggahan data rapor.
“Biasanya kendala yang muncul itu pada proses upload atau penginputan data nilai rapor. Ini yang perlu benar-benar diperhatikan oleh sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, bagi siswa yang dinyatakan lulus melalui jalur SPAN-PTKIN, tahapan paling penting selanjutnya adalah melakukan registrasi atau daftar ulang.
“Kalau sudah dinyatakan lulus, hal yang paling penting adalah segera melakukan registrasi atau daftar ulang melalui sistem yang telah disediakan oleh IAIN Kendari,” tegasnya.
Sakri juga mengimbau siswa kelas XII dan pihak sekolah agar mencermati seluruh tahapan pendaftaran SPAN-PTKIN 2026 secara teliti.
“Perhatikan jadwal dengan baik, mulai dari pengisian PDSS oleh sekolah sampai pendaftaran siswa secara online melalui portal SPAN-PTKIN. Jangan menunda pengisian data karena waktu pendaftaran terbatas,” imbaunya.
Baca Juga: Rumah Warga Puuwatu Kendari Tertimpa Pohon Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang
Keterlambatan atau kesalahan data dapat berakibat fatal bagi siswa.
“Sekolah harus memastikan data siswa sudah masuk sepenuhnya dan benar di PDSS sebelum pendaftaran siswa dibuka. Kesalahan atau kekosongan data akan membuat nilai rapor tidak terbaca saat proses pendaftaran,” jelas Sakri.
Ia juga meminta siswa aktif berkoordinasi dengan operator sekolah.
“Siswa wajib memastikan nama, NISN, nilai rapor, dan prestasinya sudah sesuai. Koordinasi dengan operator sekolah itu sangat penting agar tidak terjadi kesalahan administrasi,” pungkasnya.
Informasi lengkap terkait SPAN-PTKIN 2026 dapat diakses melalui laman resmi span.ptkin.ac.id dan ptkin.ac.id. (C-Adv).
Penulis: Gusti Kahar
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS