Oleh: Efriza
Dosen Ilmu Politik di Beberapa Kampus & Owner Penerbitan
PEMERINTAHAN Prabowo Subianto sesuai dengan visi-misi kampanyenya wajib mewujudkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program kerja ini menjadi nilai dari kualitas pemerintahan Prabowo. Meski begitu, MBG menjadi polemik di masyarakat, bahkan narasi perbandingan menyeruak di publik antara mirisnya dunia pendidikan dan fakta mewahnya anggaran MBG.
Polemik ini semakin mengkhawatirkan disebabkan Pemerintah seakan tidak memberikan ruang untuk publik mengkritik MBG. Terkesan yang mengkritik pemerintah di nilai sebagai kubu oposisi, anak abah Anies, antek asing, bahkan menolak MBG dianggap melanggar hak asasi manusia (HAM).
MBG pun dinarasikan dengan dibesar-besarkan seolah MBG telah membangun sumber daya manusia Indonesia menjadi lebih baik, dan juga MBG ini berasal dari anggaran efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah ketimbang dikorup oleh pejabat-pejabat negara.
