Ilmuwan Temukan Anti Kanker Momilactone dari Sekam Padi

Nur Khumairah Sholeha Hasan

reporter

Sabtu, 05 November 2022  /  8:25 am

Ilmuwan Vietnam Prof. Dr. Tran Dang Xuan (kanan) di Laboratorium Fisiologi Tanaman dan Biokimia Universitas Hiroshima. Foto: Repro Vietnamnews.vn

TOKYO, TELISIK.ID - Kabar baik datang dari ilmuwan asal Vietnam, Prof. Dr. Tran Dang Xuan. Ilmuwan tersebut menemukan obat anti kanker yang berasal dari sekam padi.

Dilansir dari Vietnamnews.vn, Prof. Dr. Tran Dang Xuan dan rekan-rekannya di Universitas Hiroshima di Jepang telah menemukan zat anti kanker dalam sekam padi. Penelitian berjudul 'Cytotoxic Mechanisms of Momilactones A and B against Acute Promyelocytic Leukemia and Multiple Myeloma Cell Lines' diterbitkan di majalah Cancers pada Oktober 2022 lalu.

Dikutip dari Sindonews.com, studi ini menjelaskan mekanisme sitotoksik dari Momilactones A (MA) dan Momilactones B (MB) pada sel leukemia promyelocytic akut (APL) HL-60 dan U266 multiple myeloma (MM). Senyawa ini dapat menyebabkan penghentian fase G2 dalam siklus sel HL-60 melalui aktivasi p-38 dan gangguan kompleks CDK1 dan cyclin B1.

Laboratorium Fisiologi Tanaman dan Biokimia di Universitas Hiroshima yang dipimpin oleh Xuan adalah salah satu dari sedikit laboratorium di dunia yang dapat lebih jauh memurnikan Momilactones dari sumber alami seperti beras. Pada 2019, kelompok tersebut menemukan dan berhasil mengekstraksi 600 mg MA dan MB dari 30 kg padi.

Baca Juga: 6 Minuman Tinggi Kalori Ini Bisa Bikin Berat Badan Kamu Naik

Baca Juga: Waspada, 6 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D

Temuan ini memberikan wawasan baru tentang sifat anti kanker Momilactone, yang dapat menjadi dasar penelitian dan pengembangan obat antikanker berbasis Momilactone di masa depan. 

Karena ini adalah penemuan pertama yang mengklarifikasi mekanisme sitotoksik dari Momilactones A (MA) dan Momilactones B (MB), banyak perusahaan farmasi di dalam dan di luar Jepang yang bekerja sama dengan timnya untuk mengekstrak MA dan MB guna mengembangkan obat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, obat anti kanker, untuk mengobati diabetes dan kosmetik. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS