JASF 2026 Dorong Mahasiswa Angkat Lokalitas Sultra Lewat Film, Hadirkan Kompetisi Anak hingga UMKM

Gusti Kahar

Reporter

Senin, 19 Januari 2026  /  8:52 am

Pembukaan JASF 2026 di Kendari yang mendorong mahasiswa mengangkat lokalitas Sultra melalui film, fotografi, serta pelibatan anak-anak dan pelaku UMKM. Foto: Gusti Kahar/Telisik.

KENDARI, TELISIK.ID - Kegiatan Jurnalistik Art and Story Fest (JASF) 2026 kembali digelar dengan mengusung tema “Sultra 4 Everyone”, sebagai upaya mendorong mahasiswa mengangkat kisah-kisah lokal Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui medium film.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang telah berjalan selama dua tahun, yaitu pada 2025 sebagai tahun pertama dan 2026 sebagai tahun kedua.

Dosen pengampuh mata kuliah film dan sinema fotografi sekaligus penanggung jawab kegiatan JASF 2026, Trisusilo Raharjo menjelaskan, tema tersebut dipilih untuk menantang mahasiswa agar menggali sendiri cerita-cerita yang hidup di Sulawesi Tenggara yang selama ini masih jarang diangkat dalam film-film lokal.

“Masih sangat sedikit film lokal yang benar-benar mengangkat lokalitas Sulawesi Tenggara. Padahal banyak cerita, peristiwa sosial, budaya, dan keberagaman etnis yang sangat kuat untuk dijadikan film,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga: Kafe Ramatama Kendari Hadirkan Nuansa Homie yang Estetik dan Bikin Betah Pengunjung

Ia menilai, bahkan sebagian judul film lokal kerap terasa asing bagi masyarakat Sultra sendiri. Karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai rumah cerita, sekaligus memperkuat identitas lokal melalui karya audio visual.

Selain itu, JASF 2026 juga bertujuan melatih mahasiswa agar mampu menghadirkan karya yang layak ditonton publik. Dengan dipertontonkan secara terbuka, mahasiswa didorong menjawab ekspektasi penonton dan menyajikan karya terbaik mereka.

“Ketika film ditonton publik, ada tekanan positif agar mereka bertanggung jawab pada kualitas karya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia JASF 2026, Askar menjelaskan, kegiatan ini telah berjalan dua tahun berturut-turut, yakni sejak 2025 hingga 2026. Pada tahun pertama, rangkaian kegiatan meliputi pemutaran film, talkshow, dan pameran fotografi.

“Di tahun 2026 ini kami menambah dua item kegiatan, yakni lomba mewarnai (colour competition) yang pesertanya anak TK se-Kota Kendari, serta bazar UMKM,” jelasnya.

Baca Juga: Jadwal KM Jetliner Periode 19-24 Januari 2026 Rute Kendari-Raha-Wanci

Ia menambahkan, seluruh rangkaian persiapan JASF 2026 telah dimulai sejak Oktober 2025. Melalui kegiatan ini, panitia berharap masyarakat semakin mengenal bahwa mahasiswa, khususnya mahasiswa jurnalistik, mampu menghadirkan event kreatif yang menjembatani kampus dengan masyarakat.

“Kami ingin menunjukan bahwa tidak ada keterputusan antara mahasiswa dan masyarakat lewat event seperti ini,” pungkasnya.

Melalui film, fotografi, hingga pelibatan anak-anak dan pelaku UMKM, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa lokalitas Sultra memiliki kekuatan cerita yang layak diangkat dan diwariskan ke ruang publik yang lebih luas. (B)

Penulis: Gusti Kahar

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS