KENDARI, TELISIK.ID – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara (HIPPMAKO Konut) memprotes aktivitas eksplorasi tambang nikel yang dilakukan oleh PT Karunia Sejahtera Mandiri (KSM) dan PT Natural Persada Mineral (NPM) di wilayah mereka.

Puluhan pemuda terdidik ini melakukan aksi protesnya di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (20/1/2025).

Mereka menduga air bersih yang menjadi sumber kehidupan utama masyarakat Kecamatan Oheo sudah tercemar akibat aktivitas penambangan oleh PT KSM dan PT NPM.

Baca Juga: Konsolidasi Evaluasi Pilkada 2024: KPU Sultra Ungkap Sejumlah Kendala

Dugaan pencemaran air bersih muncul setelah ditemukan bahwa wilayah eksplorasi kedua perusahaan tersebut, yang tercantum dalam izin usaha pertambangan (IUP), berada di area sumber air yang digunakan oleh masyarakat setempat.