Jenis-Jenis Teh yang Ada di Dunia, Ada yang Berasal dari Bunga

Nur Khumairah Sholeha Hasan

reporter

Minggu, 14 Agustus 2022  /  1:30 pm

KENDARI, TELISIK.ID - Teh merupakan minuman favorite masyarakat Indonesia. Selain memiliki rasa yang nikmat, teh juga mengandung manfaat baik untuk tubuh. Namun, ternyata teh memiliki beragam jenis yang bisa dipilih sesuai selera masing-masing.

Berikut ini beberapa jenis teh yang ada di dunia, seperti dilansir dari merdeka.com dan cnnindonesia.com, antara lain:

1. Teh barley

Teh Barley merupakan minuman wajib di China, Jepang, dan Korea. Masyarakat Jepang menyebutnya dengan nama mugicha, sedangkan di Korea disebut boricha.

Teh Barley terbuat dari gandum yang dipanggang dan direbus selama 20 menit. Teh yang memiliki rasa sedikit pahit ini populer sebagai minuman musim panas dan biasanya disajikan secara dingin dengan menambahkan es.

2. Teh chamomile

Jenis teh ini memiliki aroma wangi yang semerbak dan khas, serta dapat membuat tubuh menjadi rileks.

Teh chamomile berasal dari kelopak bunga chamomile, maka dari itu jenis teh ini sangat harum aromanya. Sejak zaman Mesir Kuno, teh chamomile sudah dipercaya sebagai obat pereda migrain.

Teh chamomile mengandung zat pereda rasa nyeri dan antioksidan yang tinggi. Sementara di Jepang, bunga chamomile dikenal sebagai tanaman obat.

3. Teh hitam

Teh hitam menjadi teh yang paling populer di dunia, terutama di Inggris dan Irlandia. Fakta menunjukkan sekitar 165 juta cangkir teh hitam dikonsumsi oleh orang Inggris setiap hari. Selain di Inggris, teh hitam juga dikenal di China sebagai teh merah.

Baca Juga: 10 Cara Buat CV Lamaran Kerja Agar Dilirik Perekrut

Teh yang umumnya diproduksi di China, India, dan Sri Lanka ini menghasilkan rasa teh yang bermacam-macam tergantung daerah budidayanya. Hal ini dipengaruhi oleh teknik produksi yang berbeda di berbagai daerah.

Misalnya, di Sri Lanka teh hitam berwarna kuning madu hingga cokelat merah anggur, dan memiliki rasa rempah-rempah. Sementara teh hitam China memiliki rasa yang kuat dan sedikit pahit.

4. Teh oolong

Teh oolong sejak dulu sudah dikenal bermanfaat untuk mencegah berbagai macam penyakit ringan, seperti masuk angin. Teh oolong diketahui memiliki kandungan antioksidan jenis flavonol yang dapat menekan pertumbuhan sel-sel berbahaya pada tubuh.

Teh oolong juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan berat badan. Untuk itu teh oolong cukup populer sebagai minuman diet.

5. Teh hijau

Teh hijau yang juga merupakan salah satu teh populer di antara beragam jenis teh di dunia, dikenal memiliki segudang manfaat. Teh ini berasal dari China dan telah populer selama ribuan tahun lalu.

Berbeda dari teh hitam yang didominasi dunia Barat, teh hijau ini lebih digemari oleh masyarakat timur. Mengonsumsi teh hijau secara rutin dipercaya bermanfaat mengurangi risiko kanker, mengurangi tekanan darah, mengurangi resistensi insulin, dan biasa dikonsumsi untuk orang yang sedang diet.

6. Teh Peppermint

Teh peppermint terbuat dari campuran daun teh dan daun peppermint. Teh peppermint dikenal dapat membantu melemaskan otot saluran pencernaan, sehingga baik bagi penderita sembelit dan mereka yang susah buang air besar.

Selain itu jenis teh ini dapat menjadi obat penyakit sinus. Hal ini karena peppermint memiliki sensasi segar yang membantu melancarkan saluran pernapasan dan tenggorokan.

7. Teh Putih

Jika teh hitam dikenal sebagai teh yang pekat, teh putih memiliki karakter rasa yang paling ringan dan melegakan. Teh putih cocok dikonsumsi orang dengan sensitif lambung karena memiliki kadar kafein yang rendah.

Baca Juga: Kaya dan Miskin Ternyata Bisa Dilihat dari Wajah

Teh putih didapatkan dari hasil memetik daun teh yang berusia masih sangat muda. Selain itu tidak menjalani proses penggulungan atau oksidasi, sehingga memiliki rasa yang ringan. Meski begitu, nutrisi dan kandungan polifenol yang dimiliki teh putih dan teh hijau masih sama.

8. Teh Rosela

Teh yang terbuat dari bunga rosela ini juga memiliki banyak khasiat. Bunga rosela adalah bunga berwarna merah, oleh karenanya teh rosela memiliki warna merah pekat dan berbeda dari teh pada umumnya.

Teh rosela terkenal dapat mengobati penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi. Mengonsumsi tiga cangkir teh rosela tiap harinya secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda.

Teh ini memiliki rasa sedikit asam, sehingga disarankan untuk menambah gula ketika mengonsumsinya.

9. Teh Krisan

Masih dengan bunga yang dapat diramu sebagai minuman teh. Bunga krisan berasal dari Asia Timur dan sering ditemui di China. Daun bunga krisan diolah dan menjadikannya teh krisan. Aroma yang dihasilkan sangat ringan dan terasa sedikit manis.

Bagi orang timur, bunga krisan dapat digunakan sebagai obat herbal tradisional yang dipercaya memiliki sifat anti-inflamasi. Selain itu, teh ini juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah osteoporosis. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Haerani Hambali