Kementerian PU Buka Rekrutmen TPM P3TGAI dengan Penempatan 12 Ribu Lokasi Indonesia, Berita Syarat Daftarnya
Reporter
Selasa, 07 April 2026 / 9:09 am
Kementerian PU membuka rekrutmen TPM P3TGAI 2026 untuk penempatan ribuan lokasi irigasi seluruh Indonesia. Foto: Repro Seremonia
JAKARTA, TELISIK.ID - Kementerian Pekerjaan Umum membuka rekrutmen TPM P3TGAI 2026 dengan penempatan ribuan lokasi guna memperkuat pendampingan irigasi dan pemberdayaan petani di seluruh Indonesia.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk mendukung pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2026.
Program ini diperluas secara signifikan sehingga membutuhkan keterlibatan tenaga pendamping di berbagai daerah.
Rekrutmen ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan administrasi dan kompetensi. Pelamar dengan latar belakang pemberdayaan masyarakat serta pengalaman di bidang pengelolaan irigasi menjadi prioritas dalam seleksi tersebut.
Dalam pelaksanaannya, TPM akan mendampingi kelompok petani seperti Perkumpulan Petani Pemakai Air, Gabungan P3A, hingga Induk P3A. Pendampingan dilakukan sejak tahap perencanaan kegiatan, pelaksanaan konstruksi sederhana, hingga pengelolaan administrasi program di lapangan.
Baca Juga: Kode Keras Rekrutmen 160 Ribu Formasi Baru CPNS 2026, Begini Penjelasan Resminya
Selain itu, TPM juga bertugas memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga, membantu penyusunan laporan kegiatan, serta memberikan pendampingan teknis kepada masyarakat. Peran ini dinilai penting agar pengelolaan irigasi berjalan lebih efisien dan berkelanjutan di tingkat desa.
Salah satu unit pelaksana teknis Kementerian PU, yakni Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, telah membuka pendaftaran secara daring sejak 2 April hingga 5 April 2026. Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, hingga wawancara.
Pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 17 April 2026. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi P3TGAI dengan melengkapi dokumen administratif sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Pada tahun anggaran 2026, program P3TGAI ditargetkan menjangkau sekitar 12.000 lokasi di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari skema padat karya yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa program ini memiliki peran strategis dalam pemerataan pembangunan.
“Program ini adalah instrumen penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam pembangunan, padat karya membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Dody, seperti dikutip Kompas, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: Heboh Link Rekrutmen Pemadam Kebakaran 2026, Begini Penjelasannya
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur.
“Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, program ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk aktif terlibat dalam pembangunan,” ujarnya.
Melalui pola swakelola, dana pembangunan akan berputar langsung di tingkat desa. Skema ini diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap infrastruktur irigasi yang dibangun sekaligus memperkuat kapasitas petani.
Program P3TGAI tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik jaringan irigasi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya air secara mandiri. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS