Kendari Sabet Peringkat II Penurunan Pengangguran se-Sulawesi, Dapat Insentif Rp 2 Miliar

Ana Pratiwi

Reporter

Sabtu, 30 Mei 2026  /  2:33 pm

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menerima penghargaan dan insentif fiskal sebesar Rp 2 miliar dari Kemendagri. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Upaya menekan angka pengangguran di Kota Kendari berbuah penghargaan tingkat regional Sulawesi. Menghadirkan insentif fiskal Rp 2 miliar dari pemerintah pusat tahun ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari meraih peringkat II kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kota pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Capaian tersebut mengantarkan Kota Kendari memperoleh insentif fiskal sebesar Rp 2 miliar dari pemerintah pusat. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.

Penghargaan diterima langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, pada malam puncak Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi yang berlangsung di Kendari, Jumat (29/5/2026).

Dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kota, Kota Baubau menempati posisi pertama. Sementara itu, Kota Kendari berada di peringkat kedua dan Kota Parepare menempati posisi ketiga.

Baca Juga: Dua Menteri Tinjau SRMP 25 Kendari, Sentra Meohai jadi Garda Terdepan Pengembangan Sekolah Rakyat di Sultra

Penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan indikator objektif yang bersumber dari data Badan Pusat Statistik (BPS) dan data internal Kemendagri. Pemerintah pusat menegaskan bahwa penentuan pemenang didasarkan pada capaian yang dapat diukur secara nyata, bukan sekadar laporan administratif.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menjelaskan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan secara kuantitatif dan menggunakan data resmi dari lembaga yang berwenang.

“Yang dipertandingkan itu dapat dihitung secara kuantitatif. Misalnya pengangguran, kemiskinan, dan inflasi, itu tidak bisa dibohongi karena datanya dari BPS,” ujar Tito Karnavian seperti dikutip dari Kompas.

Menurut Tito, pola pembinaan pemerintah daerah saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pengawasan. Pemerintah pusat juga mendorong lahirnya kompetisi sehat antardaerah melalui pemberian stimulus dan insentif fiskal kepada daerah yang menunjukkan kinerja baik.

Ia mengatakan sistem kompetisi berbasis regional diterapkan agar proses penilaian berlangsung lebih adil. Dengan mekanisme tersebut, daerah dibandingkan dengan wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa, baik dari sisi geografis maupun kapasitas fiskalnya.

“Daerah yang belum mendapat penghargaan sekarang masih punya kesempatan pada gelombang berikutnya. Sampai akhir November nanti akan ada sekitar 18 kali kegiatan seperti ini,” katanya.

Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi menghadirkan 28 nominasi yang berasal dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Penghargaan diberikan dalam empat kategori strategis, yaitu Pengendalian Inflasi, Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Baca Juga: Gubernur Sultra Sebut Ajang Apresiasi Kepala Daerah Dongkrak Perputaran Ekonomi di Kendari

Penghargaan yang diterima Kota Kendari mencerminkan capaian daerah dalam upaya membuka lapangan kerja dan menjaga pergerakan ekonomi daerah. Berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan pemerintah kota selama ini turut menjadi bagian dari upaya tersebut.

Sejumlah program yang terus didorong Pemkot Kendari antara lain penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelatihan tenaga kerja, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pengendalian inflasi daerah. Program-program tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan aktivitas ekonomi sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat.

Dengan raihan peringkat kedua tingkat regional Sulawesi dan tambahan insentif fiskal Rp2 miliar, Kota Kendari kembali mencatatkan capaian dalam ajang penghargaan pemerintah daerah berprestasi yang digelar Kemendagri sepanjang tahun 2026. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS