Mualaf Lokal: Wanita di Kendari Rela Peluk Islam Demi Pernikahan

Gusti Kahar

Reporter

Sabtu, 18 April 2026  /  8:25 am

Seorang wanita di Kendari memutuskan memeluk Islam karena memilih mengikut dengan laki-laki yang dicintainya untuk dinikahi. Foto: Repro kompas.com

KENDARI, TELISIK.ID - Ditemani teman akrabnya, seorang perempuan membuka kisah yang selama ini ia simpan rapat tentang keputusan besar yang mengubah arah hidupnya.

Ditemui di salah satu warung kopi di Kota Kendari, seorang perempuan berusia 34 tahun bersedia membagikan kisah spiritualnya kepada telisik.id. Ditemani teman akrabnya, ia perlahan membuka cerita tentang perjalanan memeluk Agama Islam yang mengubah hidupnya.

Perempuan itu, sebut saja Fatimah (identitas yang disamarkan), ia tinggal di BTN Griya Maleo, Ranomeeto.

Diiringi alunan musik warung kopi, Fatimah mulai bercerita, awal mula dirinya memeluk Islam tidak lepas dari pernikahannya dengan sang suami yang telah lebih dulu beragama Islam.

“Awalnya saya masuk Islam memang karena saya ikut suamiku,” ungkapnya jujur, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga: Karier Gemilang Tak Cukup, Kisah Burna Boy Pilih Masuk Islam demi 'Mencari Tuhan'

Namun, keputusan itu bukan tanpa keraguan. Ia sempat diliputi kebingungan dan rasa takut, terutama memikirkan bagaimana reaksi keluarganya.

“Saya sempat ragu, takut juga bagaimana keluargaku nanti,” katanya.

Meski begitu, ia mencoba menjalani proses tersebut secara perlahan. Ia mulai belajar mengenal ajaran Islam dari hal-hal sederhana, dibimbing langsung oleh suaminya.

Baca Juga: Mualaf Lokal: Cuma Ingin Ubah Rutinitas, Pria Kendari Ini Malah Ucapkan Dua Kalimat Syahadat

Seiring waktu, apa yang awalnya hanya dijalani karena keadaan, perlahan berubah menjadi sesuatu yang ia pahami dan terima.

“Pelan-pelan saya mulai mengerti mi,” ujarnya.

Fatimah pun akhirnya mantap mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Al Alam Kendari. Momen itu menjadi titik penting dalam perjalanan hidupnya.

“Saya masih campur aduk, saya nda pernah lupa itu moment,” kenangnya. (A)

Penulis: Gusti Kahar

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS