Nest Family Reflexology dan Spa Kendari Tawarkan Bermacam Pijat Nyaman
Reporter
Rabu, 04 Februari 2026 / 5:56 pm
NEST family Reflexology dan Spa kendari menawarkan berbagai macam pijat refleksi dan pelayanan yang ramah. Foto: Aldin/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Nest Family Reflexology dan Spa Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menawarkan berbagai macam pijat refleksi yang nyaman dan pelayanan yang ramah.
Manajer Nest Family Reflexology dan Spa Kendari, Anggi, mengatakan pihaknya menyediakan berbagai macam pijat refleksi dan tergantung kebutuhan tamu.
"Kalau keluhannya di kaki, kami tawarkan dipijat telapak kaki (refleksi). Untuk 1 jam fokusnya di telapak kaki sama tangan, dan untuk 90 menit atau 2 jam dapat pijatan punggung, tangan, dan tret kepala tanpa lepas baju," kata Anggi, Rabu (28/1/2026) pekan lalu.
Baca Juga: Manajemen dan Serikat Karyawan Bank Sultra Teken PKB, Perkuat Hubungan Industrial
Nest Family Reflexology dan Spa juga menyediakan pijatan bagi ibu hamil dengan treatment maksimal 1 jam.
“Untuk usia kandunggan 8-9 bulan kami arahkan direfleksi agar membantu stimulasi cepat melahirkan,” jelas Anggi.
Nest Family Reflexology dan Spa Kendari berlokasi di Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, dengan waktu operasional mulai pukul 11:00 hingga 22:00 Wita setiap hari.
Tempat refleksi dan spa ini menyediakan treatment pijatan cape-cape yang dikombinasikan dengan nama produk Maref dan pengerjaannya secara bertahap, yakni 1 jam di telapak kaki refleksi dan 1 jam di seluruh tubuh.
Baca Juga: Warga Muna Barat Tewas di Bawah Jembatan Teluk Kendari
"Kami juga ada treatment yang tawarkan badan seperti lulur, totok wajah, body masker dan perendam susu," jelas Anggi, seraya mengatakan pihaknya menyediakan promo tiap bulan.
Menurut Anggi, pijat menjadi favorit bagi pelanggan dan Nest Family menyediakan pijat dengan dua pilihan, yaitu Balinese dan Javanese.
"Balinese dan Javanese sama-sama massage tradisional, yang membedakan Balinese tekanannya lebih soft pada saat treatment berlangsung, tidak ada penawaran tekanan. Sedangkan Javanese masih ada penawaran tekanan," pungkasnya. (C)
Penulis: Aldin
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS