Peluang Usaha: 9 Ide Ternak Modal Kecil untuk Tambahan Penghasilan Keluarga di 2026
Reporter
Kamis, 12 Maret 2026 / 10:34 am
Ilustrasi ternak unggas di pekarangan rumah yang dapat menjadi salah satu peluang usaha rumahan dengan modal kecil untuk menambah penghasilan keluarga. Foto: Liputan6
JAKARTA, TELISIK .ID - Peluang menambah pendapatan keluarga kini semakin terbuka, salah satunya melalui usaha ternak skala rumahan. Dengan modal relatif kecil dan lahan terbatas, masyarakat sudah dapat memulai usaha peternakan sederhana yang berpotensi memberikan keuntungan.
Dilansir dari Liputan6, Kamis (12/3/2026), usaha ternak rumahan semakin diminati karena tidak membutuhkan investasi besar.
Selain itu, dukungan teknologi seperti pakan fermentasi dan sistem kandang yang lebih efisien juga membantu meminimalkan bau sehingga usaha ini bisa dijalankan di lingkungan permukiman.
Dengan perencanaan yang tepat, usaha ternak tidak hanya menjadi penghasilan tambahan, tetapi juga berpotensi berkembang menjadi bisnis yang lebih besar.
Berikut beberapa ide ternak modal kecil yang dapat dicoba:
1. Ternak burung puyuh petelur
Burung puyuh menjadi pilihan populer bagi peternak pemula karena ukuran tubuhnya kecil dan tidak membutuhkan lahan luas.
Telur puyuh juga memiliki permintaan pasar yang stabil. Untuk memulai dengan sekitar 50 ekor puyuh, modal awal diperkirakan sekitar Rp850 ribu yang mencakup bibit, kandang, serta pakan awal.
2. Budidaya lele sistem ember (Budikdamber)
Budikdamber menjadi solusi bagi masyarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas. Metode ini memanfaatkan ember besar untuk memelihara ikan lele sekaligus menanam sayuran seperti kangkung.
Modal awalnya cukup terjangkau, sekitar Rp340 ribu untuk dua ember, bibit lele, pakan, serta bibit tanaman.
Baca Juga: Peluang Usaha: Kebun Sayuran yang Bisa Hasilkan Cuan
3. Ternak ayam kampung Joper
Ayam Jawa Super atau Joper dikenal memiliki masa panen lebih cepat dibanding ayam kampung biasa, sekitar 55–60 hari. Hal ini membuat perputaran modal lebih cepat.
Untuk memulai dengan 20 ekor ayam, modal awal diperkirakan sekitar Rp700 ribu.
4. Budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) memanfaatkan sampah organik rumah tangga sebagai pakan. Selain membantu mengurangi limbah, maggot juga memiliki nilai jual sebagai pakan ternak berprotein tinggi.
Modal awal usaha ini berkisar Rp400 ribu untuk kandang, telur BSF, dan peralatan pendukung.
5. Ternak kelinci
Kelinci memiliki masa reproduksi yang cepat, sekitar 29 hingga 31 hari masa bunting. Dalam sekali melahirkan, kelinci bisa menghasilkan beberapa anak sekaligus sehingga populasi cepat bertambah.
Modal awal sekitar Rp850 ribu sudah cukup untuk membeli indukan, kandang, dan pakan awal.
6. Ternak jangkrik
Permintaan jangkrik sebagai pakan burung kicau cukup stabil di pasaran. Siklus panennya juga cepat, sekitar 25 hingga 30 hari.
Modal awal yang dibutuhkan relatif kecil, sekitar Rp350 ribu untuk kandang, bibit telur, dan pakan.
7. Budidaya ikan cupang
Ikan cupang menjadi salah satu ikan hias yang banyak diminati kolektor.
Modal awal sekitar Rp400 ribu sudah bisa digunakan untuk membeli indukan, wadah pemeliharaan, serta pakan.
Baca Juga: Peluang Usaha: Kopi Susu Literan Rumahan Bisa Raup Jutaan Rupiah per Bulan
8. Ternak bebek petelur
Telur bebek memiliki nilai jual yang baik, terutama untuk diolah menjadi telur asin. Bebek juga dikenal lebih tahan penyakit dibanding ayam.
Memulai dengan 10 ekor bebek petelur membutuhkan modal sekitar Rp1,15 juta.
9. Ternak hamster
Hamster banyak diminati sebagai hewan peliharaan, terutama oleh anak-anak. Ukurannya kecil sehingga tidak membutuhkan tempat luas dan biaya pakan juga relatif murah.
Dengan modal sekitar Rp350 ribu, usaha ini sudah bisa dimulai dengan dua pasang indukan.
Agar usaha ternak berjalan lancar, pemula disarankan memilih jenis hewan yang mudah dirawat dan sesuai minat. Kebersihan kandang juga harus dijaga untuk menghindari bau yang mengganggu lingkungan sekitar.
Selain itu, pemasaran produk dapat memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp atau Facebook untuk menjangkau lebih banyak konsumen. (C)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS