Pembangunan Kantor Bupati Buton Selatan Diprioritaskan pada RKPD Tahun 2027
Reporter
Kamis, 26 Februari 2026 / 10:37 pm
Rapat penyusunan RKPD yang dilaksanakan di Gedung Lamaindo, Batauga, Buton Selatan. Foto: Kolase/Ali/Telisik
BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Pembangunan kantor Bupati Buton Selatan digadang-gadang jadi prioritas pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buton Selatan, La Ode Haerudin, mengatakan bahwa RKPD tahun 2027 lebih memfokuskan pada pembangunan kantor bupati yang selama ini sempat terhambat oleh persoalan tahun jamak dan tunggal.
"Yang jelas di tahun 2027 program prioritasnya pembangunan kantor bupati," bebernya kepada telisik.id, Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Banjir Rendam Sawah di Bungi, Pemkot Baubau Segera Normalisasi Irigasi
Selain itu, terdapat pula disiplin program prioritas seperti rencana pembangunan infrastruktur jalan sehingga perihal aksesibilitas di Kabupaten Buton Selatan dapat merata dan terpenuhi.
Kendati ditengah perampingan anggaran, program tersebut diharapkan dapat langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya bisa rasakan.
"Keterbatasan anggaran ini betul-betul kita utamakan kepentingan masyarakat yang langsung menyentuh dan semua perencanaan program harus ada outcome (hasil)," ujar Haerudin.
Sementara itu, Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setda) Buton Selatan, Kaimudin, membernarkan hal tersebut. Ia mengatakan perencanaan pembangunan kantor bupati sudah memasuki tahap lelang proyek yang telah di-reschedule oleh Dinas Pekerjaan Umum Buton Selatan selaku OPD terkait.
"Sementara berprogres lagi ikut lelang, sudah di-reschedule (jadwal ulang) sama PU," kata Kaimudin.
Saat ini Pemkab Buton Selatan telah mengantongi dokumen peraturan daerah (Perda) terkait status pengerjaan proyek yang bersifat multi years alias tahun jamak.
Baca Juga: DPRD Muna Setujui Hibah Barang Milik Daerah ke Polres, Bawaslu dan Kemenhaj
Rencananya kantor bupati akan dibangun di wilayah Kelurahan Laompo, pusat administrasi Buton Selatan, selama tiga tahun.
"Sudah disiapkan perda multi years dan dilaksanakan selama tiga tahun," pungkas Kaimudin.
Sekadar diketahui, pada tahun pertama pengerjaan proyek tersebut akan menelan anggaran sebesar Rp 20 miliar. (B)
Penulis: Ali Iskandar Majid
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS