PGRI Muna Siap Jadi Pionir Penyejuk di Pilkada

Sunaryo

Reporter Muna

Rabu, 25 November 2020  /  3:01 pm

Ketua PGRI Muna, Haswa. Foto: Sunaryo/Telisik

MUNA, TELISIK.ID - Momentum perayaan hari ulang tahun (HUT) persatuan guru republik indonesia (PGRI) ke-75 di Kabupaten Muna cukup sederhana.

Kendati demikian, para tenaga pendidik itu cukup senang. Ucapan selamat ulang tahun pada pahlawan tanpa tanda jasa itu memenuhi hampir semua beranda media sosial (Medsos).

Ketua PGRI Muna, Haswa menerangkan, PGRI merupakan organisasi independen, profesi dan ketenagakerjaan yang tetap menjunjung tinggi solidaritas dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan.  

Pada momentum politik, PGRI akan hadir sebagai pionir penyejuk di tengah-tengah masyarakat. Sebagai tenaga pendidik, guru akan memberikan contoh agar pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan aman dan damai. Guru juga akan tetap menjunjung tinggi netralitas.  

"PGRI akan hadir sebagai pionir penyejuk," kata Haswa.

Sikap politik guru, menurut Haswa jelas yakni menjaga kebersamaan, solidaritas dalam rangka membangun dan menjaga marwah PGRI sebagai organisasi profesi, ketenagakerjaan dan perjuangan.  

Baca juga: Tanggapi Kekecewaan Wartawan saat Debat Publik, KPU Wakatobi Minta Maaf

"Kita menghargai pilihan politik para guru. Namun, kita tetap menjaga kekompakan dan solidaritas," ujarnya.

Dengan dikeluarkannya Perpres pengangkatan tenaga P3K, menurut Haswa sangat membantu para guru. Ia sebagai ketua organisasi tetap fokus memperjuangkan nasib guru di daerah

"Kita berharap Pemkab juga dapat menganggarkan di APBD, sehingga guru bisa sejahtera," pintanya.

Sesuai intruksi Ketua PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, PGRI diharapkan tetap menjadi mitra pemerintah dan mendukung  apa yang menjadi program pembangunan.

"Kemitraan harus tetap dijaga dan mendukung program pemerintah," pungkasnya. (B)

Reporter: Sunaryo

Editor: Fitrah Nugraha

TOPICS