Penyesuaian Harga BBM di Semua SPBU Mulai 16 Maret 2026, Berikut Rinciannya

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Senin, 16 Maret 2026
0 dilihat
Penyesuaian Harga BBM di Semua SPBU Mulai 16 Maret 2026, Berikut Rinciannya
Harga BBM non subsidi di seluruh SPBU kembali disesuaikan sejak awal Maret 2026. Foto: Repro Prokalteng

" Sejumlah badan usaha penyalur BBM di Indonesia tercatat menaikkan harga jual untuk produk non subsidi "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pergerakan harga bahan bakar minyak kembali mengalami penyesuaian pada awal Maret 2026. Sejumlah badan usaha penyalur BBM di Indonesia tercatat menaikkan harga jual untuk produk non subsidi yang dipasarkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum di berbagai wilayah.

Penyesuaian harga tersebut diberlakukan oleh beberapa operator besar penyedia BBM, mulai dari PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP?AKR, Vivo Energy Indonesia, hingga jaringan SPBU ExxonMobil melalui Mobil Indostation.

Kenaikan harga ini mulai diterapkan sejak 1 Maret 2026 dan hingga Senin, 16 Maret 2026, harga yang berlaku masih sama di sejumlah wilayah.

Perubahan harga tersebut terjadi pada BBM jenis non subsidi, sementara produk bersubsidi tetap dipertahankan. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator pasar energi internasional serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Dalam pengumuman resminya, PT Pertamina (Persero) menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM umum dilakukan untuk mengimplementasikan ketentuan pemerintah mengenai formula harga dasar BBM.

Kebijakan tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui SPBU.

Perusahaan menyatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan implementasi dari Kepmen ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020.

Regulasi tersebut mengatur mekanisme perhitungan harga BBM umum dengan mempertimbangkan rata-rata harga minyak dunia, kurs rupiah terhadap dolar AS, serta indeks harga pasar regional seperti Mean of Platts Singapore.

Melansir CNBC Indonesia, Senin (16/3/2026), kenaikan harga pada periode Maret 2026 juga belum secara langsung dipengaruhi situasi geopolitik terbaru di kawasan Timur Tengah.

Meski demikian, pergerakan harga minyak global dalam beberapa bulan sebelumnya tetap menjadi salah satu faktor yang memengaruhi formula harga BBM domestik.

Baca Juga: Harga BBM Pertamina Naik Maret 2026, Berikut Rincian Lengkapnya

Di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi misalnya, harga beberapa jenis BBM non subsidi yang dipasarkan oleh Pertamina mengalami penyesuaian dibandingkan Februari 2026. Harga Pertamax yang memiliki nilai oktan RON 92 tercatat naik menjadi Rp 12.300 per liter dari sebelumnya Rp 11.800 per liter.

Selain itu, produk Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan harga. Bahan bakar dengan kandungan RON 95 tersebut kini dibanderol Rp 12.900 per liter, naik dari Rp 12.450 per liter pada periode sebelumnya.

Kenaikan serupa juga terjadi pada Pertamax Turbo yang memiliki nilai oktan RON 98. Produk tersebut kini dijual Rp 13.100 per liter dari sebelumnya Rp 12.700 per liter pada Februari 2026.

Sementara itu, untuk jenis bahan bakar diesel, harga Dexlite naik menjadi Rp 14.200 per liter dari sebelumnya Rp 13.250 per liter. Produk Pertamina Dex juga mengalami penyesuaian menjadi Rp 14.500 per liter dari harga sebelumnya Rp 13.500 per liter.

Berbeda dengan BBM non subsidi, dua produk bahan bakar bersubsidi yang dipasarkan melalui SPBU Pertamina tidak mengalami perubahan harga. Pertalite dengan nilai oktan RON 90 tetap dijual Rp 10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi dipertahankan pada harga Rp 6.800 per liter.

Penyesuaian harga BBM non subsidi juga dilakukan oleh operator SPBU swasta. Sejumlah produk yang dipasarkan oleh Shell, BP-AKR, Vivo, hingga Mobil Indostation tercatat mengalami kenaikan harga dibandingkan periode Februari 2026.

Pada jaringan SPBU BP-AKR misalnya, harga BP 92 kini dibanderol Rp 12.390 per liter, naik dari sebelumnya Rp 12.050 per liter. Produk BP Ultimate juga mengalami kenaikan menjadi Rp 12.920 per liter dari Rp 12.500 per liter.

Adapun harga BP Ultimate Diesel tercatat meningkat menjadi Rp 14.620 per liter dari sebelumnya Rp 13.600 per liter. Penyesuaian ini sejalan dengan perubahan harga produk BBM sejenis yang dipasarkan oleh operator lain.

Di jaringan SPBU Shell, harga Shell Super yang memiliki nilai oktan RON 92 juga berada pada kisaran Rp 12.390 per liter. Sementara itu, Shell V-Power Diesel dijual Rp 14.620 per liter. Namun di beberapa lokasi SPBU Shell, ketersediaan BBM dilaporkan masih terbatas.

Sementara itu, Vivo Energy Indonesia juga menyesuaikan harga produk bahan bakarnya. Beberapa jenis BBM yang dipasarkan oleh perusahaan tersebut mengalami kenaikan harga pada awal Maret 2026.

Berikut daftar harga BBM terbaru di sejumlah SPBU di Indonesia yang berlaku sejak 1 Maret 2026 dan masih bertahan hingga 16 Maret 2026:

SPBU Pertamina

1. Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter

2. Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter

3. Pertamax (RON 92): Rp 12.300 per liter

4. Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.100 per liter

5. Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter

6. Dexlite: Rp 14.200 per liter

7. Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter

SPBU Shell

1. Shell Super: Rp 12.390 per liter

2. Shell V-Power Diesel: Rp 14.620 per liter

SPBU BP

1. BP 92: Rp 12.390 per liter

2. BP Ultimate: Rp 12.920 per liter

3. BP Ultimate Diesel: Rp 14.620 per liter

Baca Juga: Konsumsi BBM Diprediksi Naik 8 Persen Jelang Idul Fitri, Pertamina Perkuat Stok dan Distribusi di Sultra

SPBU Vivo

1. Vivo Revvo 92: Rp 12.390 per liter

2. Vivo Revvo 95: Rp 12.930 per liter

3. Vivo Diesel Primus: Rp 14.610 per liter

SPBU Mobil Indostation

1. Gasoline 92: Rp 12.395 per liter

Data harga tersebut menunjukkan bahwa penyesuaian terutama terjadi pada produk BBM non subsidi di berbagai jaringan SPBU. Sementara itu, pemerintah masih mempertahankan harga BBM bersubsidi agar tetap stabil bagi masyarakat pengguna. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga