Rapid Tes Massal di Labkesda Sultra, 108 peserta Non Reaktif

Siswanto Azis

Reporter

Minggu, 31 Mei 2020  /  10:11 pm

Jubir Satgas COVID-19, dr. Laode Wayong Rabiul Awal (tengah). Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Tenggara melakukan rapid tes massal gratis di Laboratorium Kesehatan Daerah Sulawesi Tenggara.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Sultra, dr. Laode Wayong Rabiul Awal mengatakan, sebanyak 108 masyarakat di Kota Kendari yang  mengikuti rapid tes, semuanya non reaktif (negatif).

“Semua warga yang telah dirapid tes, Alhamdulillah semuanya non reaktif. Dan saat ini sementara lagi berjalan untuk ke dua harinya,” ujar dr. Laode Wayonk Kepada Telisik.id, Minggu (30/5/2020).

dr. Wayong menjelaskan bahwa, jika mereka yang telah dirapid test dan hasilnya non reaktif, rencananya akan di tes ulang dalam kurun waktu 7-10 hari ke depan.

Baca juga: Bansos COVID-19 Diperpanjang Hingga Desember 2020

Ketua IDI Sultra ini menjelaskan, fungsi  rapid test adalah skrining awal COVID-19 dalam tubuh melalui sampel darah, dari sampel inilah yang nantinya akan memberi informasi adanya imunoglobulin atau IgM dan IgG dalam tubuh manusia.

"Untuk pasien negatif biasanya tes akan diulang dalam waktu 7-10 hari, pengecekkan ulang ini untuk memastikan tubuh tidak memproduksi IgM atau IgG akibat paparan COVID-19. Pembentukan IgM dan IgG perlu waktu beberapa minggu bergantung pada reaksi tubuh," tutup dr Wayong.

Sementara hasil rapid tes akan terlihat dalam waktu 10-15 menit berupa garis pada keterangan C, IgG, dan IgM. Garis pada C mengindikasikan pasien non reaktif (negatif), sedangkan garis pada C dan IgG atau IgM menandakan pasien reaktif (positif).

Reporter: Siswanto Azis

Editor: Sumarlin