SDN 22 Kendari Optimalkan Pembelajaran Sambil Menanti Rehabilitasi Ruang Kelas
Reporter
Sabtu, 05 September 2026 / 8:22 am
Kondisi bangunan SDN 22 Kendari yang masih membutuhkan rehabilitasi ruang kelas. Foto: Ist.
KENDARI, TELISIK.ID - Empat tahun mengajukan rehabilitasi ruang kelas, SDN 22 Kendari hingga kini masih menunggu perbaikan dari pemerintah.
Kondisi tersebut membuat sekolah menerapkan sistem pembelajaran dua hingga tiga shift agar seluruh siswa tetap dapat belajar.
Kepala SDN 22 Kendari, S. Sartini, S.Pd mengatakan, kondisi sarana belajar menjadi tantangan bagi sekolah.
Tiga ruang kelas yang rusak belum pernah direhabilitasi, meski usulan perbaikan diajukan setiap tahun.
"Ruangan tidak menjadi kendala bagi anak-anak untuk belajar. Namun, kami sangat membutuhkan penambahan ruang kelas karena jumlah siswa terus bertambah setiap tahun," ujarnya, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga: SD Negeri 9 Kendari Kekurangan Ruang Kelas dan Toilet, Siswa Terpaksa Belajar di Ruang Guru
Saat ini, sekolah memiliki 23 rombongan belajar (rombel) dengan jumlah siswa 600 orang sehingga pembelajaran harus diatur dalam dua hingga tiga shift.
Ruangan di lantai dua yang sudah sekitar empat tahun tidak digunakan turut membuat sekolah memaksimalkan fasilitas yang masih tersedia.
Ruang perpustakaan, ruang rapat, ruang LRSI, hingga ruang guru dialihfungsikan sebagai tempat belajar.
Sekolah juga memanfaatkan gazebo sebagai ruang belajar agar kegiatan pembelajaran tetap berjalan.
Selain sarana belajar, sekolah menghadapi keterbatasan buku pelajaran. Pengadaan melalui dana BOS belum mencukupi kebutuhan siswa sehingga satu buku digunakan oleh dua siswa.
Baca Juga: Beri Hadiah Dua Pelajar SD Berprestasi, Bupati Muna Ingatkan Kasek jangan Rugikan Guru PPPK
"Setiap tahun kami menganggarkan pembelian buku. Namun jumlahnya belum cukup sehingga satu buku masih digunakan oleh dua siswa," katanya.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Sartini memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan optimal. Guru juga telah menyiapkan perangkat pembelajaran sebelum tahun ajaran baru.
Sartini berharap, rehabilitasi dan penambahan ruang kelas segera direalisasikan agar pembelajaran di SDN 22 Kendari berlangsung lebih aman, nyaman, dan optimal. (C-Adv)
Penulis: Meliana Tasya
Editor: Kardin