Siska dan Hugua Menyatu dengan Ribuan Warga di Bhayangkara Sultra Run 2026

Ahmad Jaelani

Reporter

Minggu, 05 Juli 2026  /  6:33 pm

Wali Kota Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, bersama Forkopimda dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, mengikuti Bhayangkara Sultra Run dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Bhayangkara Sultra Run dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Kendari, Minggu (5/7/2026).  

Kegiatan olahraga massal tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang berlangsung di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara.

Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, turut ambil bagian bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Jadwal KM Sinabung 5-15 Juli 2026, Layani Rute Bitung hingga Makassar

Wali Kota Kendari bersama unsur Forkopimda mengikuti kategori lari sejauh sekitar tiga kilometer. Rute dimulai dari Tugu Religi, melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan Antero Hamra, Jalan Supu Yusuf, dan Jalan Tebaununggu, kemudian kembali finis di kawasan Tugu Religi di depan Kantor Wali Kota Kendari.  

Bhayangkara Sultra Run di Kendari menghadirkan ribuan peserta sekaligus memperkuat promosi sport tourism melalui kolaborasi pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat Sulawesi Tenggara. Foto: Ist.

 

Jalur tersebut berbeda dengan rute peserta kategori delapan kilometer yang juga menjadi bagian dari Bhayangkara Sultra Run.

Setelah menyelesaikan lintasan, Wali Kota Kendari bersama Forkopimda mengikuti senam bersama yang diikuti ribuan peserta sebagai penutup rangkaian kegiatan olahraga massal tersebut.

Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji mengatakan Bhayangkara Sultra Run merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tahun ini mengusung tema "Polri untuk Masyarakat". Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Melalui Bhayangkara Run ini kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Semoga momentum ini semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat menuju Sulawesi Tenggara yang lebih sehat, harmonis, dan sejahtera,” ujar Himawan.

Ia menjelaskan, Bhayangkara Sultra Run menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi publik.  

Antusiasme masyarakat mewarnai Bhayangkara Sultra Run di Kendari yang diikuti Wali Kota, Wakil Gubernur, Kapolda Sultra, serta jajaran Forkopimda pada Minggu pagi. Foto: Ist.

 

Selain mendorong pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tenggara.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sulawesi Tenggara meluncurkan inovasi pelayanan SIMPUL atau SIM Masuk Pulau. Program tersebut ditujukan untuk memberikan layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Menurut Himawan, kehadiran SIMPUL dirancang untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju lokasi pelayanan SIM. Dengan layanan tersebut, akses masyarakat terhadap pelayanan publik diharapkan menjadi lebih mudah dan merata.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua memberikan apresiasi terhadap inovasi pelayanan yang dihadirkan Polda Sulawesi Tenggara. Ia menilai program tersebut menjadi langkah untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kepada masyarakat, terutama di kawasan kepulauan.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kendari tidak hanya menghadirkan Bhayangkara Sultra Run, tetapi juga peluncuran layanan SIMPUL bagi masyarakat wilayah kepulauan. Foto: Ist.

 

“Keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama pembangunan daerah sehingga sinergi antara pemerintah dan kepolisian harus terus diperkuat,” ungkap Hugua.

Baca Juga: Strategi Bertahan di Tengah Efisiensi Anggaran Dibahas Telisik.id Saat Diskusi Jurnalistik

Ia mengatakan, Bhayangkara Sultra Run juga memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pariwisata melalui konsep sport tourism. Kegiatan tersebut dinilai mampu menarik kunjungan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Sulawesi Tenggara kepada peserta yang datang dari berbagai daerah.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung terciptanya kondisi yang aman, tertib, serta mendorong pembangunan daerah di Sulawesi Tenggara.  

Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Bhayangkara Sultra Run juga menjadi wadah mempererat kebersamaan melalui kegiatan olahraga yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas. (D-Adv)

Penulis: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS