Tentara Bayaran Rusia Gencar Rekrut Anggota dari Situs Porno

Adinda Septia Putri

reporter

Jumat, 17 Maret 2023  /  9:05 am

Tentara bayaran Rusia, Wagner, nampaknya mencoba berbagai cara untuk menambah anggotanya yang makin menipis. Foto: Repro Cnnindonesia.com

MOSKOW, TELISIK.ID - Militer Rusia nampaknya kewalahan dalam pertempuran sengit melawan Ukraina. Hal ini dapat dilihat dari kelompok tentara bayarannya, Wagner yang gencar merekrut anggota baru.

Dilansir dari Cnnindonesia.com, kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner, dilaporkan mulai merekrut anggota lewat situs pornografi, Pornhub, ketika pasukan mereka terus berkurang.

Iklan itu memperlihatkan seorang perempuan menjilat sembari memutar permen lollipop. Sembari perempuan itu beraksi, terdengar latar suara yang mengajak penonton untuk mendaftar masuk Wagner.

"Kami adalah tentara bayaran terkeren di dunia. Kami merekrut tentara dari seluruh kawasan Rusia. Jangan hanya masturbasi. Bekerjalah di Wagner," demikian suara di iklan itu.

Tak diketahui pasti kapan iklan itu dipasang dan sudah berapa orang yang menontonnya. Tak diketahui pula iklan itu resmi atau tidak.

Baca Juga: 3 Fakta Hilangnya Kapal Selam Rusia yang Bikin Nato Ketakutan

Selama ini, Wagner memang kerap menyedot perhatian karena sejumlah sistem perekrutan yang kontroversial, salah satunya menyaring anggota dari penjara-penjara di Rusia.

Pendiri Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, mengakui bahwa kelompoknya memang merekrut narapidana Rusia untuk menjadi prajurit yang bertarung di Ukraina.

Prigozhin tak mengungkap jumlah pasti penghuni "hotel prodeo" yang ia rekrut. Namun, data lembaga pemasyarakatan menunjukkan populasi penjara Rusia berkurang 20 ribu antara Agustus-November.

Baca Juga: Tentara Bayaran Rusia Kerja Sama Mata-Mata China, Siap Hancurkan Ukraina

Pada Desember 2022, Reuters melaporkan bahwa intelijen Amerika Serikat meyakini Rusia sudah mengerahkan 40 ribu tahanan untuk angkat senjata di Ukraina.

Meski demikian, Prigozhin mengumumkan Wagner sudah berhenti merekrut anggota dari penjara pada Februari lalu.

Selain itu, dikutip dari Tempo.co, Wagner juga membuka rekrutmen untuk menjadi tentara bayaran di sekolah menengah di Moskow. Mereka membagikan kuesioner dan mengumpulkan rincian kontak siswa yang tertarik dan mungkin ingin menjadi "pejuang muda", menurut Kementerian Pertahanan Inggris. (C)

Penulis: Adinda Septia Putri

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS