Tentara Israel KlaimTemukan Sembilan Jasad Militan Palestina di Jalur Gaza Selatan
Reporter
Minggu, 30 November 2025 / 7:43 pm
Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) sedang memeriksa sistem terowongan bawah tanah besar milik Hamas yang ditemukan di Jalur Gaza. Foto: Xinhua
YERUSALEM, TELISIK.ID – Pengungkapan terbaru dari operasi militer Israel di wilayah Gaza selatan kembali menyorot perhatian internasional.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Jumat (28/11/2025) melaporkan bahwa mereka menemukan sembilan jasad militan Palestina di sebuah terowongan bawah tanah di wilayah timur Rafah, setelah melakukan rangkaian operasi yang menargetkan infrastruktur bawah tanah di kawasan tersebut.
Dalam penjelasannya, IDF menyampaikan bahwa jasad para militan ditemukan di kedalaman terowongan yang dikategorikan sebagai infrastruktur “teroris”.
Baca Juga: Serangan Drone AS Tewaskan Dua Anggota Al-Qaida di Yaman
Militer menjelaskan bahwa para militan tersebut diduga tewas akibat operasi udara dan langkah rekayasa yang telah dilakukan sebelumnya untuk membongkar jalur bawah tanah yang digunakan kelompok bersenjata.
Lokasi tersebut selama beberapa bulan terakhir menjadi salah satu fokus penindakan karena diduga kuat menjadi rute pergerakan pejuang Hamas.
Selain penemuan jasad tersebut, militer Israel juga mengungkapkan bahwa lebih dari 30 militan tewas saat berusaha melarikan diri dari terowongan di Rafah timur.
Proses pengejaran terhadap para militan yang masih bertahan di jaringan bawah tanah tersebut disebut masih terus berlanjut. IDF menegaskan bahwa operasi masih difokuskan pada penutupan akses yang dinilai digunakan untuk pergerakan kelompok bersenjata.
Sementara itu, Hamas pada Rabu (26/11/2025) menyampaikan desakan kepada para mediator internasional untuk menekan Israel agar memberikan jalur aman bagi puluhan pejuangnya yang disebut terjebak di terowongan di Gaza selatan.
Baca Juga: Ilmuwan Malaysia Rekrut Kutu Busuk sebagai Detektif Forensik
Pernyataan tersebut menjadi pengakuan terbuka pertama dari kelompok itu mengenai kondisi anggotanya yang tersudut di bawah tanah.
Laporan media Israel mengemukakan bahwa antara 100 hingga 200 militan Hamas diyakini masih berada di jaringan terowongan di bawah Rafah, wilayah yang saat ini berada dalam kendali pasukan Israel.
Situasi ini menandai fase baru operasi bawah tanah yang terus berlangsung di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda mereda. (Xinhua)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS