Trauma Menghantui Tony Herbiansyah di Pilbup 2020

Muhammad Israjab

Reporter

Minggu, 22 Desember 2019  /  1:20 pm

Pemaparan visi misi calon Bupati dan Wakil Bupati yang diselenggarakan oleh PAN. Foto : Muhammad Israjab/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Partai Amanat Nasional (PAN) Sutra menjaring Bakal Calon Kepala Darah (Bacakada) yang ada di tujuh kabupaten di Sultra yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun 2020. Pemaparan visi misi itu dihadiri kandidat dari tujuh daerah.

Dalam kesempatan itu, Sebagai panelis sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Abdurrahman Shaleh mengeluarkan pertanyaan kunci. Ia bertanya perihal siapa yang akan menjadi pendamping atau wakil dari para kandidat?.

Baca Juga: Petani di Muna Ditebas Golok

Pertanyaan tersebut dilontarkan kepada para kandidat yang saat itu, diberikan kepada Dr. Baharudin (Muna), Drs. Syarifuddin Udu (Muna), Irham Kalenggo (Konsel) dan Tony Herbiansyah (Koltim).

Dan yang menjadi perhatian adalah jawaban dari Tony Herbiansyah, dia mengatakan bahwa soal wakilnya hingga sejauh ini belum ditentukan. Karena ia merasa ada trauma di masa lalu dengan wakil yang telah dipilihnya.

"Yah jadi soal wakil, saya belum menentukan hingga saa ini. Kenapa? karena saya harus meneliti lebih jauh, karena trauma yang ada. Harus secara teliti dan banyak faktor lagi, karena jangan sampai berulang," ungkapnya, Sabtu (21/12/2109).

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kolaka Timur saat ini,  Tony Herbiasyah-Andi Merya Nur dipastikan tidak akan bersama lagi di Pilkada 2020.

Tony Herbiansyah memilih pisah dari Andi Meria Nur dan akan memilih figur lain untuk mendampinginya di perhelatan lima tahunan tersebut.

Tanda-tanda,  keduanya pisah terlihat dengan terpasangnya sejumlah gambar Andi Merya Nur dibeberapa titik strategis di Kolaka Timur. Andi Merya, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD  Partai Nasdem Kolaka Timur terlihat berpasangan dengan Syamsul Bahri.

“Saya akan memilih calon lain dan tidak lagi bersama Andi Merya Nur,” ujar Tony

Di Kolaka Timur jumlah kursi di DPRD ada delapan. Dimana ini sudah bisa mengantarkan Tony Herbiansya yang juga Ketua DPW Nasional Demokrat (Nasdem), dalam bursa pencalonan Pilbup Koltim. Dimana persyaratan pintu cukup lima kursi saja.

"Koalisi saya kira jelas, Partai Nasdem delapan kursi. Persyaratan pintu adalah lima kursi, namun demikian saya tidak ingin terlalu percaya diri. Tetap membangun komunikasi dengan partai-partai yang lain," ujarnya.

Sejauh ini Tony Herbiansyah sudah melakukan pendekatan dan melakukan komunikasi politik, kebeberapa partai yang akan menjadi Koalisi seperti Gerindra, PAN dan PKS.

Reporter: Muhammad Israjab
Editor: Sumarlin