Viral Video Pendaftaran CPNS Kemenkeu 2026, Begini Penjelasannya
Reporter
Rabu, 06 Mei 2026 / 6:47 pm
Video viral rekrutmen CPNS Bea Cukai 2026 dibantah Kementerian Keuangan sebagai informasi hoaks. Foto: Repro Antara
JAKARTA, TELISIK.ID - Viral di media sosial, video rekrutmen CPNS Bea Cukai 2026 lulusan SMA memicu perhatian publik setelah pemerintah memastikan informasi tersebut tidak benar.
Kementerian Keuangan menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bea Cukai tahun 2026 adalah tidak benar.
Klarifikasi ini disampaikan setelah sebuah video di platform TikTok menyebut adanya pembukaan pendaftaran pada 27 April hingga 29 Mei 2026.
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Keuangan meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang mengatasnamakan institusi pemerintah. Penegasan ini sekaligus menjadi respons atas meluasnya informasi yang dinilai menyesatkan.
Baca Juga: Pajak Kendaraan Listrik dan Bensin 2026 Dibedakan, Begini Penjelasan Bahlil
"Berita yang beredar mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Bea Cukai Kementerian Keuangan pada tanggal 27 April s.d. 29 Mei tahun 2026, merupakan berita hoaks. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Kementerian Keuangan," tulis Kementerian Keuangan, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (6/5/2026).
Kementerian juga menjelaskan bahwa seluruh proses rekrutmen aparatur sipil negara, termasuk CPNS, hanya akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.
Informasi terkait rekrutmen dapat diakses melalui laman resmi Kementerian Keuangan maupun portal nasional milik Badan Kepegawaian Negara.
Di sisi lain, pemerintah memang tengah menyiapkan kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Namun, formasi yang disiapkan bukan untuk CPNS, melainkan untuk skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga teknis di lapangan menjadi alasan utama dibukanya rekrutmen tersebut. Formasi ini ditujukan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas yang akan ditempatkan sebagai petugas operasional di lapangan.
"Kita sudah lama bilang buka 380 di Bea Cukai untuk lulusan SMA," tutur Purbaya.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan tenaga teknis tersebut telah direncanakan sejak beberapa waktu lalu, namun proses realisasinya membutuhkan penyesuaian administratif dan anggaran. Pemerintah, kata dia, berupaya memastikan kebutuhan organisasi tetap terpenuhi dengan skema yang sesuai.
"Karena saya perlu orang juga yang level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka ya yang 300 lulusan SMA. Jadi bulan depan," kata Purbaya.
Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa meskipun bukan CPNS, rekrutmen tersebut tetap menjadi bagian dari penguatan kapasitas institusi. Status PPPK dinilai dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja secara lebih fleksibel, khususnya pada posisi teknis operasional.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga memastikan bahwa anggaran untuk pengadaan calon aparatur sipil negara tahun 2026 telah tersedia. Hal ini mencakup berbagai formasi, baik CPNS maupun PPPK, sesuai dengan kebutuhan masing-masing kementerian dan lembaga. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS