Warga Heboh, Mortir Raksasa Aktif Ditemukan di Perkebunan

Reza Fahlefy

Reporter Medan

Kamis, 17 November 2022  /  8:52 pm

Tim dari Brimob Polda Sumatera Utara ketika hendak meledakkan mortir yang ditemukan di perkebunan PT Langkat Nusantara Kepong di Kabupaten Langkat. Foto: Humas Brimob Polda Sumatera Utara

MEDAN, TELISIK.ID - Warga Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara dihebohkan dengan temuan mortir raksasa di areal kebun PT Langkat Nusantara Kepong (LNK), Kamis (17/11/2022).

Mortir yang jarang ditemukan itu memiliki berat mencapai 30 Kg dengan panjang 80 Cm dan lebar 20 Cm. Masyarakat yang pertamakali menemukan benda itu.

Pance, merupakan karyawan dari perusahaan itu mengaku kaget dengan adanya temuan itu. Pria berusia 30 tahun ini langsung menyampaikan temuan itu kepada pimpinannya.

"Saat itu saya sedang membuat lubang. Lalu terlihatlah benda itu, sampaikan langsung kepada mandor terkait dengan temuan itu," ungkap Pance.

Baca Juga: Pembangunan Stadion Sepak Bola Terancam Mangkrak, Kadispora Muna Warning Kontraktor

Pemuda yang diketahui sebagai operator ekskavator ini mengkeruk tanah dan menyentuh benda yang keras. Selanjutnya benda tersebut diangkat, rupanya mortir.

"Kemudian saya beritahukan temuan mortir ini ke mandor. Dan temuan mortir ini kami sampaikan kepada pihak kepolisian," terangnya.

Personel kepolisian dari Polres Langkat yang mendapatkan informasi itu langsung datang ke lokasi dan langsung memasang garis polisi di sekitar penemuan mortir. Tim dari Brimob Polda Sumatera Utara juga turun ke lokasi.

Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas membenarkan adanya temuan itu. Mereka juga berkoordinasi dengan tim dari Jinak Bom Brimob Polda Sumatera Utara.

Baca Juga: Genangan Air jadi Kendala Bagi Warga Muna Barat

"Sudah berkomunikasi dengan tim Jinak Bom. Temuan itu langsung kami tindaklanjuti," ungkapnya.

Setibanya di lokasi, tim penjinak bom langsung mengevakuasi mortir yang ditemukan. Bahkan mortir itu langsung diledakkan di dalam lubang.

Tim Jihandak Brimob Gegana Polda Sumatera Utara mengunakan pakaian lengkap. Mereka membuat lubang dengan kedalaman satu meter agar daya letak mortir tersebut tidak terlalu kuat atau berserakan.

"Radius jarak ledakan harus steril berjarak lebih kurang satu kilometer. Meledakkan ini disebut Disposal," terangnya. (B)

Penulis: Reza Fahlefy

Editor: Kardin

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS