Program Langsung Dirasakan Masyarakat

Jika dicermati Prabowo ketika dilantik sebagai Presiden langsung terasa gebrakannya bagi masyarakat. Presiden Prabowo dianggap langsung mengeluarkan kebijakan populis seperti penggelontoran bantuan sosial, dilanjutkan geliat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mulai dirasakan dengan beroperasinya kembali Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap perilaku korupsi, dan juga pembatalan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) baru sebesar 12 persen. Bahkan, Prabowo langsung menerapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai janji politiknya semasa di Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 kemarin.

Hanya saja apa yang dilakukan oleh Pemerintahan Prabowo tak juga bisa dianggap berhasil sepenuhnya. Sebab, kepuasaan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo tinggi tetapi sayangnya tidak berbanding lurus dengan penilaian terhadap beberapa pembantu presiden di kabinet.

Sebab setidaknya ada 10 menteri yang dinilai berkinerja minus, seperti lima besar disebutkan yakni Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggi Yandri Susanto.

Baca Juga: Hilangnya Empati Terhadap Guru