Bahkan, usulan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengenai kemungkinan memasukkan serangga ke dalam menu MBG malah menghasilkan kegaduhan tersendiri, karena idenya yang dinilai mayoritas masyarakat adalah konyol, apalagi ide ini muncul ditengah situasi program MBG yang mencuat kabarnya hanya bisa didanai pemerintah sampai bulan Juni saja.
Ketika janji politik Presiden Prabowo mengalami berbagai permasalahan. Juga yang memungkinkan Prabowo kecewa adalah beban masa lampau yang harus ditanggulanginya. Prabowo memang berhasil terpilih karena adanya “cawe-cawe” Presiden Jokowi ketika itu, sehingga Prabowo ketika menjabat sebagai Presiden harus “patuh dan memungkinkan dengan kekecewaan.”
Baca Juga: Anomali Partai Politik, Representasi Politik, dan Kursi Menteri
Ini menunjukkan sikap independen Prabowo, agak terecoki oleh “hutang budi” Prabowo terhadap Jokowi yang ketika sebagai presiden telah membantu memenangkan dirinya.
Permasalahan saat ini adalah ketika kepuasaan masyarakat tinggi terhadap kinerja Presiden Prabowo dan/atau pemerintahannya. Tetapi mencuat berbagai masalah, seperti pagar laut yang bersertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM), persoalan ini terjadi di masa Presiden Jokowi, tetapi yang harus menyelesaikannya adalah Presiden Prabowo.
