Peningkatan jumlah pendatang ini juga berkontribusi pada pertumbuhan sektor ekonomi lokal, terutama di bidang perdagangan, jasa, dan konstruksi. Banyak pendatang dengan tujuan untuk mencari pekerjaan di sektor-sektor yang berkembang pesat di Kota Kendari.

Meski demikian, jumlah penduduk yang pindah keluar juga mencerminkan adanya perubahan pola migrasi yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Selama 2024, bulan Juni tercatat sebagai bulan tersibuk bagi Disdukcapil Kendari dalam memproses pengurusan pindah domisili. Pada bulan tersebut, tercatat 1.160 orang yang pindah keluar, sementara 1.387 orang yang pindah datang ke Kota Kendari.

Baca Juga: Sembilan Bahasa Daerah di Sulawesi Tenggara Terancam Punah

Sebaliknya, pengurusan pindah domisili paling sedikit terjadi pada bulan April 2024, dengan 576 penduduk yang pindah keluar dan 626 penduduk yang datang.