"Dari tanggal satu lalu, kita sudah melihat bulan sudah tinggi. Dan sesuai dengan kesepakatan bersama seluruh pengurus dan para jamaah, kita sepakat bakal melaksanakan Idul Adha di hari Sabtu bersamaan dengan Arab Saudi," katanya.

Baca Juga: Akhir Juli, 261 Sekolah di Sulawesi Tenggara Bakal Akreditasi Tahap Kedua

Di sisi lain salah satu masyarakat yang mengikuti ketetapan pemerintah, Sugriyono mengatakan bahwa perbedaan seperti ini, sudah menjadi hal yang biasa terjadi dan wajar saja, selama itu tidak menimbulkan kegaduhan dan pertengkaran.

"Semuanyakan berhak mengikuti siapa saja yang menurutnya benar. Hanya kita sebagai masyarakat, tinggal menilai dan memilih mana yang harus kita ikuti, sesuai dengan keinginan dan kepercayaan yang kita yakini," ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Kendaraan Terjebak Macet akibat Banjir